Beranda Ekonomi dan Bisnis Pertamina Sosialisasikan Subsidi BBM Tepat Sasaran kepada Pengelola Angkutan

Pertamina Sosialisasikan Subsidi BBM Tepat Sasaran kepada Pengelola Angkutan

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIANTAR, PT Pertamina (Persero) mensosialisasikan pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar bersubsidi via aplikasi website MyPertamina, Jumat (29/7/2022).

Pejabat sementara (Pjs) Sales Branch Manager Rayon III Pertamina Ahmad Fernando mengatakan kegiatan ini merupakan sosialisasi program Pertamina, khususnya untuk seluruh pengelola angkutan umum maupun angkutan Kota Pematang Siantar. Pihaknya juga siap membantu setiap pengelola angkutan untuk melakukan pendaftaran.

“Kami berharap hari ini seluruh angkutan di Kota Pematang Siantar sudah mendaftar melalui aplikasi MyPertamina maupun situs resmi subsiditepat.mypertamina.id,”katanya seraya menerangkan dalam sosialisasi ini bekerjasama dengan Dishub Pematang Siantar.

Fernando menjelaskan, setelah melakukan pendaftaran di aplikasi MyPertamina subsiditepat.mypertamina.id, data seluruh pendaftar akan diverifikasi oleh Pertamina pusat. Setelah 14 hari kemudian, pihak Pertamina akan mengirim surat ke email si pendaftar yaitu sebuah barcode dari hasil verifikasi sebelumnya.

Barcode inilah nanti yang akan sebagai bukti, bahwa kendaraan tersebut berhak mendapatkan subsidi BBM dari pemerintah baik itu Solar maupun Pertalite.

“Jadi, melalui registrasi ini nantinya, akan bisa terlihat mana mobil yang berhak mendapatkan subsidi BBM dari pemerintah. Yakni masyarakat yang memiliki barcode dari Pertamina,” jelas dia.

Fernando juga menambahkan, bahwa barcode yang diterima oleh masyarakat yang sudah diverifikasi oleh Pertamina, bisa diprint atau pun di laminating agar awet. Kemudian, tempelkan saja di kaca mobil masing-masing.

Meski begitu, menggunakan handphone juga tidak masalah. Nantinya, Pertamina akan membuat tanda jarak aman bagi masyarakat menggunakan handphone menunjukkan barcode, yaitu 1,5 meter sebelum melakukan pengisian BBM.

“Nanti, di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina di Kota Pematangsiantar akan diberi tanda atau batas penggunaan handphone tadi yakni 1,5 meter sebelum melakukan pengisian BBM,”ujarnya.

Fernando juga mengatakan bahwa implementasi pembelian Pertalite dan Solar subsidi menggunakan aplikasi dan website MyPertamina akan dimulai pada Oktober 2022 mendatang.

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat, edukasi hingga mendirikan posko pendaftaran langsung juga disiapkan di beberapa titik SPBU di Kota Pematang Siantar. Hal itu guna mempermudah masyarakat yang memiliki kendala tertentu dalam melakukan pendaftaran.

“Ada dua titik di SPBU untuk kita siapkan sosialisasi pendaftaran yaitu SPBU 14211205 Jalan Ahmad Yani dan SPBU 14211277 Jalan Sisingamangaraja. Kita akan terus bergeser ke SPBU-SPBU yang ada di Pematang Siantar selama dua bulan ini,”ucap Fernando.

Ditambahkan pengelola SPBU di Siantar-Simalungun, Petrus Stuart Miller Sirait menyampaikan, pihaknya sudah mendapatkan arahan dari Pertamina untuk sosialisasi hingga penerapan penggunaan QR code dalam pembelian BBM bersubsidi nantinya.

“Sebagai salah satu pengelola SPBU di Siantar-Simalungun kami siap mendukung program subsidi tepat, agar hanya pihak yang benar-benar berhak bisa mendapatkan subsidi,”jelas Petrus.

Petrus menjelaskan, dirinya maupun karyawan sudah dilatih untuk melayani pembelian BBM subsidi via QR code. Apalagi konsep ini merupakan hal baru bagi masyarakat.

Perlu diluruskan juga informasi yang berkembang, bahwa QR code itu tidak hanya dengan (menunjukkan) aplikasi dari handphone, ternyata bisa diprint juga.

“Jadi, tidak perlu khawatir yang tidak punya android. Pembelian BBM bersubsidi tetap bisa dilakukan hanya dengan menunjukkan QR code yang sudah dicetak atau diprint oleh masing-masing konsumen yang sudah terdaftar,”kata Petrus.

Editor : Franki Siburian