
LINK24NEWS-SIANTAR, Hendra (30) adalah salah seorang peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang keliling di Kota Pematang Siantar.
Ia merupakan salah satu dari sekian banyak masyarakat yang terbantu dengan keberadaan Program JKN. Sejak terdaftar sebagai peserta JKN tahun 2017 lalu, Hendra selalu rutin membayar iuran setiap bulannya. Ia selalu menyisihkan sedikit pendapatannya seriap hari hingga terkumpul untuk membayar iuran JKN. Hal itu dilakukan karena ia yakin, suatu saat ia pasti akan membutuhkan Program JKN.
“Sudah banyak cerita dari tetangga-tetangga saya kalau mereka sudah terbantu dengan Program JKN. Pemerintah telah memberikan perhatian kepada kesehatan masyarakat melalui Program JKN ini. Dan sekarang, membayar iuran JKN merupakan hal yang sangat penting bagi saya dan keluarga. Saya mendaftarkan diri sebagai peserta JKN untuk berjaga-jaga apabila suatu saat nanti dibutuhkan. Apalagi, saya hanya berjualan rujak keliling yang penghasilannya tidak menentu setiap harinya,”ujar Hendra.
“Saya malu kalau sampai bayar telat, apalagi saya sudah merasakan manfaatnya,”tambah Hendra, Jumat (17/2/2023).
Menurut Hendra, Program JKN ini sangat luar biasa manfaatnya. Ia tidak menyangka bahwa biaya perawatan anaknya ditanggung penuh oleh Program JKN. Hendra menceritakan bahwa anaknya membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Namun dirinya sempat merasa takut akan terkendala biaya perawatan yang besar. Tapi karena keadaan yang memaksa maka Hendra tetap membawa anaknya untuk diperiksa di rumah sakit.
“Waktu akan ke luar rumah sakit, kami mengecek biaya perawatan yang harus dibayar dan kami terkejut saat mengetahui biayanya sangatlah mahal. Tapi ya bagaimana, anak saya sedang bertaruh nyawa, jadi kami tetap bawa dia ke rumah sakit. Betapa kami sangat terharu saat tahu semua biaya itu telah dijamin oleh Program JKN. Andai saja tidak ada Program JKN, entah bagaimana saya harus membayar tagihan rumah sakit. Mungkin apa yang saya punya saat itu, akan saya jual untuk keluarga saya,”ujar Hendra terbata-bata.
Hendra mengatakan bahwa Program JKN memberikan harapan untuk masyarakat yang kurang mampu untuk berobat. Ia juga mengaku bahwa pelayanan yang diberikan oleh petugas rumah sakit sangat baik dan ramah. Tidak sedikit pun dirinya merasa ada pelayanan yang dibedakan dengan pasien lainnya.
“Bahkan ketika baru masuk rumah sakit, petugas rumah sakit menganjurkan untuk menggunakan kartu JKN. Itu artinya pemerintah tahu yang terbaik untuk masyarakatnya, jika sakit sudah disediakan Program JKN, maka aktiflah sebagai Peserta JKN,”tambah Hendra.
Di akhir perbincangan, Hendra berharap agar seluruh masyarakat terdaftar sebagai peserta JKN dan selalu rutin membayar iuran. Dengan melakukan kewajiban tersebut, masyarakat sudah dapat membantu banyak orang melalui konsep gotong royong program tersebut. (Rel)


































































