
LINK24NEWS-SIANTAR, Pelaksanaan rapat koordinasi pendidikan tahun 2022 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pematangsiantar di Niagara Hotel Parapat, Kabupaten Simalungun menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 400 juta.
Kegiatan rapat koordinasi yang berlangsung selama 4 hari (13-16 Maret 2022) di bawah kepemimpinan Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kusdianto hanya menghadirkan nara sumber dari Kota Pematangsiantar.

Ketua pelaksana kegiatan Supriadi mengatakan kegiatan tersebut diikuti 165 peserta yang berasal dari kepala SD, SMP, TK dan mitra dinas pendidikan seperti Himpaudi, IGTK (Ikatan Guru TK), SLB dan Tanoto Foundation.
Baca juga : https://link24news.com/kepala-sdn-dan-smpn-dikumpulkan-di-parapat-plt-kadisdik-siantar-kusdianto-bungkam
Lanjut dia, rapat koordinasi tersebut menghadirkan nara sumber dari Kota Pematangsiantar yakni Inspektorat, BKD, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Kapolres, Dinas Ketenagakerjaan dan dari Dinas Pendidikan sendiri.
Ketika ditanyakan jika nara sumber dari Kota Pematangsiantar, mengapa kegiatan tidak dilangsungkan di Kota Pematangsiantar? dia mengatakan telah sesuai keputusan rapat.
“Lebih lanjut soal itu sama pak Plt.Kusdianto saja pak,”kata dia, Kamis (17/3/2022).
Sementara bendahara kegiatan Debi Juliana mengatakan anggaran yang ditampung untuk rapat koordinasi sebesar Rp 492.000.000 (Empat ratus sembilan puluh dua juta rupiah) untuk 200 peserta.
Namun, karena kehadiran peserta 180 orang, anggaran yang ditampung tidak sampai habis.
“Anggaran yang kita tampung tidak habis, karena ada sisa 20 orang dari kontrak dengan Niagara Hotel Parapat. Kemungkinan Rp 400 juta tapi rinciannya belum kita terima dari pihak hotel,”jelas Debi.
Dia juga menjelaskan bahwa peserta dan panitia mendapatkan biaya transport selama kegiatan berlangsung sedangkan nara sumber tidak ada.
“Peserta dapat Rp 600.000 selama 4 hari sedangkan nara sumber tidak ada,”ucap Debi.
Editor : Franki Siburian


































































