
LINK24NEWS-SIANTAR, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar melaunching aplikasi Sistem Informasi Penanggulangan Gawat Darurat (SINGADARAT) PSC 119.
Launching aplikasi tersebut dihadiri Plt.Wali Kota Pematangsiantar dr.Susanti Dewayani,SpA yang digelar di Aula Gedung Farmasi Dinkes, Jalan Merdeka Pematangsiantar, Kamis (2/6/2022) sekira pukul 13.30 WIB.
Selain itu, dua aplikasi lainnya turut dilaunching yakni aplikasi sistem Peduli Pasien (SIDUPAS), dan aplikasi Pegawai Pintar (SIPEPI).

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Pematangsiantar dr.Ronald H Saragih, M.Kes menerangkan inovasi daerah merupakan sarana pemerintah untuk mendorong terciptanya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masyarakat yang lebih produktif, efisien, dan efektif.
Hal tersebut sebagai upaya mempercepat terwujudnya Kota Pematangsiantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas.

Diterangkan Ronald, inovasi merupakan aksi perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahap I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tahun 2022. Pelatihan tersebut diikuti pejabat administrator di lingkungan Dinas Kesehatan dan RSUD dr Djasamen Saragih.
Mereka yang mengikuti pelatihan yakni Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan pada Dinkes Pematangsiantar, Urat Hatoguan Simanjuntak SKM M.Kes, sebagai project leader aplikasi SINGADARAT PSC 119 Kota Pematangsiantar, Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr. Djasamen Saragih Fatma Azlamahda Lubis S.Kep NERS, sebagai project leader aplikasi SIDUPAS serta Kepala Bidang Pendidikan dan Akreditasi RSUD dr Djasamen Saragih Ari Puji Astuti MKes, sebagai project leader aplikasi SIPEPI.

Dijelaskannya, aplikasi SINGADARAT PSC 119, SIDUPAS, maupun SIPEPI adalah sebagian inovasi yang dibuat di lingkungan Dinkes Kota Pematangsiantar. Tujuannya, meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pemberi layanan kepada masyarakat.
Ketiga inovasi tersebut, lanjutnya, merupakan upaya menjadikan Kota Pematangsiantar sebagai Kota Inovatif, yang akan berpengaruh pada layanan publik. Selain itu tentunya akan mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dengan memberikan penghargaan dan/atau insentif kepada pemerintah daerah yang berhasil melaksanakan dan mengembangkan inovasi.
“Dengan adanya inovasi tersebut, kami mohon dukungan dari Ibu Wali Kota, Bapak/Ibu dari lintas sektor terkait agar inovasi ini tersebut dapat berjalan dengan baik, sesuai yang diharapkan menuju Kota Pematangsiantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas. Untuk ke depannya, kami sangat mengharapkan saran dan masukan bapak/ibu dalam pengembangan aplikasi tersebut sehingga dapat menjadi lebih baik lagi,”terangnya.
Sementara itu, Plt.Wali Kota Pematangsiantar dr.Susanti Dewayani SpA mengatakan,
untuk mewujudkan Pematangsiantar yang Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas, diperlukan terobosan dan inovasi baru, baik dalam bidang pelayanan kesehatan maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Reformasi birokrasi, lanjutnya, juga harus dilakukan, agar tercipta birokrat yang responsif, kompetitif, dan inovatif. Artinya, birokrat yang responsif harus dapat menyikapi aspirasi dan tuntutan masyarakat, serta tanggap dan cepat bergerak ketika ada keluhan masyarakat. Begitu pula senantiasa kompetitif dan inovatif dalam berkarya di segala bidang pembangunan, dan dapat mengatasi segala tantangan serta masalah yang ada dengan solutif.
Masih kata Plt.Wali Kota Susanti, aplikasi SINGADARAT PSC 119 adalah perwujudan gerakan cepat, tepat, dan selamat dalam menangani keadaan gawat darurat yang terjadi di masyarakat. Sedangkan SIDUPAS merupakan aplikasi untuk memfasilitasi aspirasi, keluhan, dan tuntutan masyarakat yang mendapatkan pelayanan di RSUD dr.Djasamen Saragih.

Kedua aplikasi tersebut dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat dibentuk melalui pendidikan dan pelatihan yang lebih fleksibel dengan menggunakan aplikasi SIPEPI.
“Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dilaunchingnya ketiga aplikasi tersebut, sebagai langkah inovasi dalam aksi perubahan menuju peningkatan mutu pelayanan, baik akses maupun kualitas Sumber Daya Manusia. Hal ini sebagai wujud komitmen Kota Pematangsiantar untuk terus berbenah diri dalam memberikan pelayananm enuju Kota Pematangsiantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas,”jelasnya.
Plt.Wali Kota Susanti berharap inovasi tersebut tidak hanya momentum seremonial. Namun karya nyata yang dapat digunakan, baik di lingkungan Dinkes, RSUD dr Djasamen Saragih, maupun oleh masyarakat luas.
“Ke depan, aplikasi-aplikasi ini diharapkan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi,” pungkasnya.
Selanjutnya, Plt.Wali Kota Susanti meninjau langsung penggunaan aplikasi SINGADARAT di Ruang Center PSC 119.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, Urat Hatoguan Simanjuntak, SKM M.Kes turut memperagakan cara kerja Sistem Informasi Penanggulangan Gawat Darurat (SINGADARAT) PSC 119.
Dengan terlebih dahulu mendowmload PSC 119 PEMATANGSIANTAR SINGADARAT dari Play Store. Setelah didownload, pengguna diwajibkan mengisi data diri dan nomor WA.

Setelah diisi, pengguna kemudian bisa mempergunakan aplikasi SINGADARAT tersebut. Masyarakat dapat melaporkan peristiwa kecelakaan, kebakaran, bencana alam dan lainnya.
Nantinya operator SINGADARAT akan merespon pelapor untuk menjelaskan lebih detail peristiwa yang terjadi.
Urat kemudian mencontohkan bila terjadi peristiwa kecelakaan di Jalan Melanthon Siregar, masyarakat bisa menggunakan aplikasi PSC 119 PEMATANGSIANTAR SINGADARAT. Bila pertama kali, pengguna bisa memanfaatkan tombol darurat. Operator kemudian membalasnya dan menurunkan tim SINGADARAT untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.
“Masyarakat juga dapat melaporkan peristiwa kebakaran melalui aplikasi PSC 119 PEMATANGSIANTAR SINGADARAT,”katanya.
Plt.Wali Kota Susanti Dewayani juga memuji cara kerja aplikasi PSC 119 PEMATANGSIANTAR SINGADARAT, dimana saat menggunakan aplikasi tersebut, Plt.Wali Kota dapat menghubungi operator SINGADARAT untuk berbicara langsung.
Turut hadir, Kapolres Pematangsiantar diwakili AKP H Manurung, Direktur Rumah Sakit Tentara Pematangsiantar diwakili Capt Laurensius S, Direktur RSUD dr. Djasamen Saragih dr Maya Damanik, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pematangsiantar, para camat se-Kota Pematangsiantar, Direktur rumah sakit se-kota Pematangsiantar, pejabat struktural di Jajaran Dinkes dan RSUD dr Djasamen Saragih, serta para undangan.
Editor : Franki Siburian


































































