Beranda Ekonomi dan Bisnis PLN Dorong Pengrajin Ulos Memasarkan Hasil Tenunan di Marketplace PLN Mobile

PLN Dorong Pengrajin Ulos Memasarkan Hasil Tenunan di Marketplace PLN Mobile

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIANTAR, PT PLN UP3 Pematang Siantar memberikan dukungan kepada UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) khususnya pengrajin tenun ulos untuk memasarkan hasil produknya.

Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yakni memasarkan hasil tenunan di Marketplace PLN Mobile. Sehingga jangkauan produk tenunan ulos semakin luas dan bertambahnya pendapatan pengrajin.

Hal ini mengemuka dalam sosialisasi Marketplace PLN Mobile, Pembentukan Koperasi Pengrajin Tenun Ulos dan Pendaftaran NIB yang difasilitasi PLN UP3 Pematang Siantar.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat kantor PLN UP3 Pematang Siantar beralamat di Jalan MH Sitorus, dihadiri 15 orang pengrajin tenun ulos, pembina SMS (Siantar Meraih Sukses) Aprial Ginting, Kepala dinas Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Herbert Aruan, staf Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Camat Siantar Sitalasari Syahrul Ramadhan Pane.

Asisten manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Pematang Siantar, Heryanto Siburian mengatakan PLN mendukung pengrajin ulos untuk berbenah. Dengan demikian, pengrajin ulos tidak merugi dan dapat melipatgandakan produksi ulosnya.

Selain itu, PLN mendorong pengrajin ulos untuk membuat kampung tenun ulos untuk menarik para wisatawan. Sehingga Kota Pematang Siantar tidak hanya dijadikan transit.

“Kita harapkan ada kampung tenun ulos yang dapat menarik para wisatawan. Sehingga jika ingin membeli oleh-oleh, mereka belinya di kampung tenun ulos,” ucap Heryanto, Rabu (4/10/2023).

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan PLN, tambah Heryanto yakni memberikan bantuan alat tenun semi otomatis. Sehingga para pengrajin dapat melipatgandakan produksi ulosnya.

“Dengan bertambahnya produksi ulos, maka harus ada pemasaran yang baik. Oleh karena itu, PLN menyediakan ruang pengrajin untuk memasarkan secara digital atau Marketplace PLN Mobile,” kata Heryanto.

Di Marketplace ini, pembeli tidak lagi datang dari daerah sekitar melainkan dari seluruh Indonesia. 

“Yang tadinya pembeli dari daerah sekitar, berkembang di seluruh Indonesia. Di mana pun berada, dapat mengaksesnya. Jika masyarakat ingin ulos, mereka dapat membeli di PLN Mobile,” katanya.

“Sudah saatnya pengrajin ulos berbenah dan mengikuti perkembangan teknologi,” tambah Heryanto.

Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Herbert Aruan berharap pengrajin ulos ini dapat memberikan warna di Kota Pematang Siantar. 

“Kita dorong pengrajin tenun ulos di Tozai Kecamatan Sitalasari sebagai kampung tenun ulos,” ucap Herbert.

Dengan demikian, para pengrajin dapat merasakan manfaatnya baik dengan mengurangi biaya produksi, memasarkan produksi dengan luas dan citra yang positif. Ditambah para pengrajin ulos akan membentuk koperasi, yang dapat mendorong peningkatan yang positif. Terbentuknya koperasi akan membantu para pengrajin ulos itu sendiri. 

“Selain modal yang menyatu, jika ada bantuan dari pemerintah tentunya akan dikucurkan kepada koperasi yang memiliki payung hukum,” ucap Herbert.

“PLN telah memberikan perhatian kepada pelaku UMKM khususnya pengrajin tenun ulos. Jangan kita sia-siakan,” tambah Herbert.

Sementara pembina SMS Aprial Ginting menyambut baik pengrajin ulos untuk naik kelas. Pihaknya akan mendorong pemerintah daerah untuk mendukung kampung tenun ulos di Tozai Kecamatan Sitalasari.

“Kita akan bersuara kepada pemerintah daerah membenahi lampu jalan, memperbaiki jalan rusak di sekitar kampung tenun ulos,” kata Aprial.

Sambung Aprial, kampung tenun ulos dan pengrajin untuk naik kelas adalah langkah yang baik. Apalagi PLN akan memberikan alat tenun semi otomatis. 

“Kita berterima kasih dengan perhatian PLN kepada pelaku UMKM,” kata Aprial.

Pada pertemuan tersebut, usulan pembentukan koperasi disetujui pengrajin ulos dengan nama Koperasi Siantar Ulos Sejahtera. Pengrajin juga menyambut baik Kampung Tenun Ulos yang akan berada di Kecamatan Tozai Siantar Sitalasari. Disamping itu, PLN juga melakukan pendataan dan memfoto hasil produk untuk persiapan meng-upload ke Marketplace PLN Mobile.

Para pengrajin tenun ulos juga dibantu dalam penerbitan NIB (Nomor Induk Berusaha) oleh Dinas Penanaman Modal Kota Pematang Siantar.

Editor : Franki Siburian