Beranda Sumatera Utara Nasabah ITC Finance Pematangsiantar Ini Ditangkap karena Mengalihkan Objek Fidusia, Mengaku Salah...

Nasabah ITC Finance Pematangsiantar Ini Ditangkap karena Mengalihkan Objek Fidusia, Mengaku Salah dan Berdamai

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIANTAR, Seorang nasabah PT. Internusa Tribuana Citra Multi Finance (ITC Finance) Cabang Pematangsiantar inisial S marga S, warga Dusun Pandan B, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, ditangkap Polres Pematangsiantar dari rumahnya pada Senin (29/7/2024) lalu.

Penangkapan S marga S ini dilakukan berdasarkan laporan polisi dari pihak ITC Finance Cabang Pematangsiantar, sebagai pelapor, Suhut Zekki Napitupulu yang merupakan Kepala Penagihan ITC Finance cabang Pematangsiantar, dengan Nomor : LP/B/322/VII/2023/SPKT/POLRES PEMATANGSIANTAR/POLDA SUMATERA UTARA pada tanggal 6 Juli tahun 2023 lalu, terkait pengalihan Objek Fidusia atau menjual kepada orang lain, mobil dump truk mitsubishi cold diesel tipe FE 84 G (4×2) Tahun 2012 dengan Nomor Polisi BL 8411 V
Nomor Rangka MHMFE84P8CK002698
Nomor Mesin 4D34THX4523
yang statusnya masih kredit di ITC Finance Cabang Pematangsiantar.

Setelah ditahan selama 2 minggu dan adanya mediasi yang dilakukan oleh Polres Pematangsiantar, S marga S akhirnya mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada ITC Finance Cabang Pematangsiantar serta bersedia dan sepakat untuk berdamai dengan perjanjian, S marga S sebagai terlapor, bersedia mengembalikan mobil dump truk mitsubishi cold diesel tersebut secara sukarela dan iklas kepada ITC Finance Cabang Pematangsiantar.

Kepala Cabang ITC Finance Pematangsiantar, Ronny Valentino Sibarani, didampingi Kepala Area Regional Asset ITC Finance, Dede K. Tarigan dan Kepala Penagihan ITC Finance Cabang Pematangsiantar, Suhut Zekki Napitupulu, kepada wartawan di kantor Cabang ITC Finance Pematangsiantar, Kamis (15/8/2024) menjelaskan bahwa S marga S, membeli mobil dump truk mitsubishi cold diesel dengan cara kredit dari dealer “AKBAR MOBIL” Rantau Prapat, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, yang pembiayaan kreditnya dilakukan oleh ITC Finance Cabang Pematangsiantar, dengan membayar DP (Dwon Payment) sesuai ketentuan yang telah ditetapkan sebagai syarat untuk melakukan kredit, dengan jangka waktu tenor kredit selama 48 bulan.

Namun baru 16 kali melakukan pembayaran cicilan kredit, nasabah atas nama S marga S ini melakukan penunggakan angsuran kredit mobil tersebut terhitung sejak bulan Februari Tahun 2023 lalu dan diduga telah menjual atau mengalihkan mobil tersebut kepada orang lain tanpa sepengetahuan pihak ITC Finance Cabang Pematangsiantar.

Kepala Area Regional Asset ITC Finance, Dede K. Tarigan menambahkan, semoga dengan kasus ini, menjadi pembelajaran terhadap para nasabah atau debitur yang melakukan pembelian kendaraan khususnya mobil dengan cara kredit, agar tidak melakukan pengalihan Objek Fidusia atau menjualnya kepada orang lain. Karena hal tersebut merupakan tindakan pidana yang melanggar Pasal 36 Undang – Undang RI Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia.

“Sebagai edukasi terhadap masyarakat khususnya kepada para nasabah atau debitur ITC Finance, jika tidak mampu atau tidak berkeinginan lagi untuk melanjutkan pembayaran angsuran kredit dan ingin mengalihkan objek fidusia atau over kredit, sebaiknya nasabah memberitahukannya kepada pihak leasing. Agar prosesnya dilakukan sesuai dengan prosedur dan tidak menimbulkan masalah,” sebut Kepala Area Regional Aset ITC Finance, Dede K. Tarigan.

Sementara itu, Kepala Penagihan ITC Finance Cabang Pematangsiantar, Suhut Zekki Napitupulu mengatakan, sebelum melaporkan nasabah ITC Finance Cabang Pematangsiantar atas nama S marga S ke Polres Pematangsiantar, tim penagihan ITC Finance Cabang Pematangsiantar, telah beberapa kali mendatangi dan memberikan surat peringatan pertama sampai dengan surat somasi kepada nasabah atas nama S marga S, agar melakukan pembayaran tunggakan kredit. Namun dihiraukan dan selalu berupaya untuk menghindar dari pihak ITC Finance Cabang Pematangsiantar.

“Sudah ada beberapa kali kami mendatanginya, tetapi dia selalu menghindar. Bahkan mengatakan mobil yang ia kredit telah dijualnya kepada orang lain, dan karena itulah saya sebagai kepala penagihan ITC Finance Cabang Pematangsiantar membuat laporan di Polres Pematangsiantar,” kata Suhut Zekki Napitupulu.

 

Editor : Franki