LINK24NEWS-SIANTAR, Keluarga besar SMAN 3 Pematangsiantar gelar perayaan Natal tahun 2025, berlangsung di GKPS Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pematangsiantar, Rabu (17/12/2025).
Perayaan Natal SMAN 3 Pematangsiantar kali ini mengusung tema “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga (Matius 1:21-24” dengan sub tema “melalui perayaan Natal ini, keluarga SMAN 3 Pematangsiantar dapat menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan keluarga dan bangsa”.
Ketua panitia Natal Martua Oloan Aruan menyampaikan semoga perayaan Natal pada hari ini berjalan dengan baik, jerih payah semua panitia selama ini hari ini kita tampilkan.
“Perayaan Natal SMAN 3 mari kita ikuti dan kita nikmati acara demi acara, sehingga berjalan dengan baik” katanya.
Ia juga mengucapkan selamat Natal kepada seluruh tamu undangan, semoga damai Natal ini membawa dalam kehidupan kita sehari-hari.
Kepala SMAN 3 Pematangsiantar Restar Revolita Tambunan, MPd menyampaikan perayaan Natal hari ini adalah sebagai wujud dari kebersamaan kita.
“Dengan perayaan Natal keluarga besar SMAN 3 semoga menghadirkan kasih yakni kasih antara sesama siswa, kasih antara siswa dan guru, sesama guru beserta kasih sesama keluarga besar SMAN 3 Pematangsiantar,” ungkapnya.
Dengan perayaan Natal hari ini, semoga semakin mengikat rasa kekeluargaan kita menuntun utuk kedepannya. Sekaligus sebagai penyemangat dan motivasi bagi kita semua.
“Kita sebagai pendidik guru dan pegawai marilah kita bekerjasama mendidik anak-anak demi Nusa dan Bangsa. Sebagai tugas kita garda terdepan, sehingga tercipta siswa yang cerdas dan berakhlak,” terang Restar.
Visi misi SMAN 3 Pematangsiantar setelah menyelesaikan pendidikannya semoga menjadi siswa yang patuh, memiliki karakter yang cerdas dalam ilmu pengetahuan serta beriman dan bertaqwa.
“Melalui perayaan Natal tahun ini, berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa terkhusus kepada Tuhan Yesus Kristus kita, semakin yakin dan percaya apapun yang kita kerjakan menjadi berkat yang sejati,” jelasnya.
Pdt. R. Lubis STh dalam kotbahnya menyampaikan tidakkah ada cara lain supaya lebih gampang dicerna dan hebat. Sampai kapan pun orang bertanya Tuhan ada, mampu atau tidak.
“Cara Tuhan tidak pernah salah sekalipun kita sulit mencerna dari peristiwa yang ada dalam hidup kita. Tidak semua bisa kita cerna bahkan kita diam,” kata Pdt. R. Lubis.
Bahwa Allah berjumpa pertama-tama dalam rancangan besarnya kepada Maria. Sesuatu rencana besar yang tidak bisa dicerna secara langsung.
Dalam keadaan terguncang, Allah menjumpai Yusuf sebagai pemimpin. Allah menjumpai Yusuf, kedua-duanya adalah pribadi yang saleh, benar dan yang bisa mengontrol diri.
“Allah memilih orang-orang seperti itu secara istimewa, yakni orang yang saleh dan benar. Orang benar pun, orang yang baik, orang yang mengontrol diizinkan bergumul”.
Acara dilanjutkan makan bersama dan hiburan vocal group.
Pewarta : Wandi Berutu


































































