Beranda Kesehatan Elsi Tenang Biaya Kesehatan Aman dengan BPJS Kesehatan

Elsi Tenang Biaya Kesehatan Aman dengan BPJS Kesehatan

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIMALUNGUN, Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia. Terutama bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang merupakan salah satu jenis segmen kepesertaan dalam Program JKN yang diluncurkan oleh pemerintah.

Segmen ini ditujukan kepada masyarakat tidak mampu dengan pembiayaan iuran langsung dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah. Elsi Veronika Purba (22) adalah salah satu warga dari Kabupaten Simalungun yang merupakan peserta PBI dari pemerintah daerah.

“Kami sekeluarga terdaftar sebagai peserta JKN segmen PBI. Puji Tuhan tidak bayar sama sekali, kami keluarga kurang mampu diperhatikan oleh pemerintah. Saat ini saya sekeluarga sangat mengandalkan program JKN. Kami menyadari menjadi peserta dari program JKN telah menjadi hal yang sangat penting sehingga tidak boleh diabaikan. Siapa yang mau sakit? selain anggota tubuh tidak dapat beraktivitas dengan maksimal, ada biaya yang harus dikeluarkan juga. Kita harus tetap menjaga tubuh kita agar tetap sehat. Tapi kalau takdirnya harus sakit, kita tidak perlu lagi khawatir karena sudah punya jaminan kesehatan,” ujar Elsi beberapa waktu lalu, Selasa (20/6/2023)

Kepada wartawan, Elsi turut menceritakan pengalamannya saat mendapatkan pelayanan kesehatan menggunakan program JKN. Menurutnya, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN sudah sangat baik dan maksimal.

“Semenjak saya sekeluarga menjadi peserta JKN, sudah banyak sekali manfaat yang kami terima. Apalagi sekarang kalau ada anggota keluarga saya yang sakit. Dengan adanya Program JKN ini, sedikit membuat saya dan keluarga lebih tenang apabila ada anggota keluarga yang sakit,” jelas Elsi.

Diungkapkan Elsi, bagi dirinya dan keluarganya tidak merasa terkendala dan mengalami kesulitan mencari informasi tentang program JKN, karena kini sudah banyak kanal layanan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, upaya pemberian informasi yang dilakukan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara JKN sudah maksimal, terutama bagi mereka yang masih belum paham mengenai program JKN.

Elsi menambahkan bahwa petugas di Puskemas hingga di rumah sakit telah memberikan informasi terkini terkait penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas peserta JKN. Apabila kartu JKN miliknya hilang atau lupa dibawa, dapat langsung berobat tanpa harus mengurusnya lagi ke Kantor BPJS Kesehatan, cukup dengan membawa NIK yang tertera di KTP.

“Sekarang saya paham apabila saya atau anggota keluarga saya yang lain lupa membawa Kartu JKN, kami cukup memberikan NIK saja. Dengan adanya kemajuan teknologi, pelayanan yang kami rasakan juga semakin baik, bahkan informasi dapat dengan mudah didapatkan baik di BPJS Kesehatan maupun di fasilitas kesehatan,” tutur Elsi.

Elsi kini paham bahwa peserta JKN dapat mengakses pelayanan kesehatan hanya dengan menunjukkan NIK pada fasilitas kesehatan tanpa harus membawa berkas salinan lainnya. Dengan adanya kemudahan layanan ini, sangat membantu dirinya sebagai peserta JKN.

Elsi mengungkapkan harapannya kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun selaku pihak yang telah menyelenggarakan dan mendukung pelaksanaan program JKN, sehingga dapat dirasakan oleh dirinya, keluarganya, dan semua masyarakat yang ada di Kabupaten Simalungun.

“Secara pribadi, saya sangat berharap program JKN ini terus berjalan karena memang kami mengandalkannya untuk berobat apabila sakit. Jika tidak ada program JKN, mungkin kami sekeluarga tidak akan dapat berobat dengan layak karena mahalnya biaya yang harus dikeluarkan. Sekarang, biaya kesehatan kami sudah dijamin oleh Program JKN,” ungkap Elsi. (Rel)

Editor : Franki Siburian