
LINK24NEWS-SIANTAR, Setelah dua tahun ditiadakan karena adanya Pandemi Covid-19, layanan penukaran uang melalui kas keliling jelang Idul Fitri 1443 H diminati masyarakat.
Bahkan penukaran uang ini menandakan ekonomi di Kota Pematangsiantar sudah bergeliat di tengah Pandemi. Ditandai dengan banyak masyarakat menukarkan uang baru pecahan Rp 5.000 dan Rp 10.000.
“Ekonomi Pematangsiantar semakin bergeliat ditandai masyarakat melakukan penukaran uang pecahan Rp 5.000 dan Rp 10.000,”kata Plt.Walikota Pematangsiantar, Susanti Dewayani didampingi Ketua Dekranasda, Erizal Ginting saat meninjau layanan kas keliling di halaman kantor Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar tepatnya dekat tugu becak Siantar, Jalan Merdeka, Senin (25/4/2022).
Saat meninjau, Plt Walikota Pematangsiantar mendapat penjelasan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Teuku Munandar terkait penukaran uang melalui layanan kas keliling ini.

Dimana KPw BI Pematangsiantar bersama dengan 5 bank umum memberikan layanan penukaran uang kepada masyarakat melalui kas keliling bersama. Bank peserta layanan kas tersebut yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Syariah Indonesia dan Bank SUMUT.
Selain melalui kas keliling bersama, KPw BI Pematangsiantar memenuhi kebutuhan uang masyarakat melalui pendistribusian ke perbankan di wilayah kerja. Selanjutnya, perbankan memberikan layanan penukaran uang di loket kantor bank.
Baca Juga : https://link24news.com/bi-pematangsiantar-adakan-kas-keliling-setelah-2-tahun-berhenti-simak-cara-nukar-uangnya
Dalam hal ini, terdapat 18 (delapan belas) bank yang membuka loket penukaran tersebut, yaitu BRI, BNI, Mandiri, Bank SUMUT, BCA, Mestika, PANIN, CIMB, Mayapada, OCBC, Maybank, BSI, Mega, BTN, BTPN, Sinarmas, Muamalat, dan Danamon. Secara total, layanan penukaran melalui kantor bank sebanyak 118 (seratus delapan belas) titik yang tersebar di wilayah kerja BI Pematangsiantar, atau SISI BATAS LABUHAN (Pematangsiantar, Simalungun, Batubara, Asahan, Tanjung Balai, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan).
Ditambahkan Teuku Munandar, BI Pematangsiantar menyiapkan Rp 3,1 triliun untuk kebutuhan penukaran uang receh dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 2022, untuk wilayah kerja BI Pematangsiantar di delapan kabupaten/kota.
”Sampai saat ini, dapat kami sampaikan bahwa warga yang sudah menukarkan uang di halaman kantor Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar sudah sebanyak Rp 10,2 Milyar,” kata Teuku Munandar seraya merinci untuk Kota Pematangsiantar menyediakan 24 titik penukaran. Penukaran uang pecahan baru akan dilayani hingga tanggal 27 April mendatang.
Setiap orang, kata Munandar, BI membatasi jumlah penukaran uang. Hanya dapat menukarkan maksimal Rp 3,8 juta, terdiri dari 100 lembar pecahan Rp 20 ribu, 100 lembar pecahan Rp 10 ribu, 100 lembar pecahan Rp 5.000, 100 lembar pecahan Rp 2.000, dan 100 lembar pecahan Rp 1.000.
“Penukaran uang baru ini akan berakhir Rabu (27/4/22) ini. Tapi, khusus untuk mobil BI akan lanjut dua hari kedepan lagi. Lokasi titik penukaran di kompleks Megaland dan Pasar Beringin. Jadi masyarakat tidak perlu kuatir,”kata Munandar.
Teuku Munandar menegaskan seiring dengan kebijakan Pemerintah mengizinkan mudik, transaksi penukaran uang diperkirakan akan mengalami peningkatan.
Editor : Franki Siburian


































































