
LINK24NEWS-SIANTAR, Pagar tembok di salah satu SD Negeri di Kecamatan Siantar Martoba roboh. Padahal pagar tembok tersebut dibangun menggunakan anggaran DAU Tahun 2021.
Setelah roboh, dinas pendidikan (Disdik) Kota Pematang Siantar malah menganggarkan perbaikan pagar tembok tersebut dengan menggunakan APBD-P Tahun 2022. Dengan penamaan pembangunan pagar sekolah dan drainase SD Negeri dengan pagu anggaran Rp 140 juta.

Salah seorang masyarakat yang kediamannya dibelakang sekolah, Rabu (23/11/2022) membenarkan pagar tembok roboh pada bulan Agustus 2022 lalu.
Bahkan, masyarakat juga menyoroti pagar tembok sudah mulai retak.
BACA JUGA : https://link24news.com/kejari-siantar-naikkan-penyidikan-gorong-gorong-galvanis-yang-ambruk-di-outer-ring-road
“Ini pagar tembok dibangunnya tahun lalu, roboh sekitar 17 Agustus 2022,”kata warga.
Plt.Kadisdik Kota Pematang Siantar, Kusdianto ketika dikonfirmasi malah bungkam.
BACA JUGA : https://link24news.com/gorong-gorong-galvanis-99-milyar-ambruk-jaksa-periksa-mantan-walikota-hefriansyah-cecar-19-pertanyaan
Sementara Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Lusamti Simamora ketika dikonfirmasi membenarkan pagar tembok tersebut dibangun pada tahun 2021.

Kata Lusamti, robohnya pagar tembok dikarenakan bencana atau banjir yang melanda sekolah itu.
“Sekolah itu banjir kalau datang hujan terus menerus. Jadi bagian bawahnya tergerus oleh air. Makanya kita anggarkan juga pembangunan drainase,”kata Lusamti.
Ketika dikonfirmasi, apakah pagar tembok yang roboh bukan lagi tanggung jawab penyedia atau pemborong, Lusamti mengatakan bencana.
“Karena banjir itu,”singkatnya.
Pelaksana rekanan marga Samosir ketika dikonfirmasi mengelak disebut pemborong.
“Bukan aku pemborongnya le. Disuruh ngawas ajanya aku disitu,”jelasnya.
Ketika dikonfirmasi siapa yang menandatangani kontrak, Samosir mengaku tidak tahu.
“Karena banjir itu le roboh, nggak tahu aku siapa yang neken kontrak,”katanya.
Editor : Franki Siburian


































































