Beranda Sumatera Utara Demo Tolak Kenaikan BBM Ricuh di Siantar, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Demo Tolak Kenaikan BBM Ricuh di Siantar, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIANTAR, Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mendapat respon dari mahasiswa dengan menggelar aksi unjuk rasa di Kota Pematang Siantar pada Senin (5/9/2022).

Salah satunya Kelompok Cipayung Plus Kota Pematang Siantar melakukan demo di kantor DPRD dan Polres Siantar.

Saat aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Pematang Siantar, Jalan Adam Malik, secara lantang mahasiswa menuntut harga Solar, Pertalite dan Pertamax diturunkan. Tidak berapa lama, mahasiswa membakar ban.

Situasi tersebut memicu kerusuhan. Polisi sempat memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun upaya itu mendapat perlawanan dari beberapa mahasiswa dan tiba-tiba terjadi keributan.

Tak berselang lama, terdengar suara tembakan sebanyak 3 kali yang diketahui tembakan gas air mata.

Polisi sempat mengamankan sejumlah mahasiswa ke halaman gedung DPRD. Kericuhan semakin memanas karena sejumlah mahasiswa lainnya berusaha mencegah penangkapan yang dilakukan polisi.

Aksi polisi yang mengamankan sejumlah mahasiswa tidak begitu lama, semuanya langsung dilepas. Namun mahasiswa yang tidak terima dengan tindakan polisi, langsung mendatangi kantor Polres Pematangsiantar.

Mereka menyesalkan tindakan polisi, menuntut Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando dicopot dari jabatannya. Kapolres sendiri mengaku siap dicopot atau dievaluasi jika ada pelanggaran yang dilakukan anak buahnya dalam menangani unjuk rasa tersebut.

AKBP Fernando pun dengan tegas berjanji akan menyelidiki tindakan anggotanya yang melakukan 3 kali tembakan gas air mata.

Editor : Franki Siburian.