Beranda Ekonomi dan Bisnis Berikut Antusias Masyarakat pada Marpesta QRIS

Berikut Antusias Masyarakat pada Marpesta QRIS

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIANTAR, 3 hari perhelatan Pekan QRIS Nasional (PQN) mulai tanggal 15-17 Agustus 2025, yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar resmi ditutup.

BACA JUGA : https://link24news.com/ayo-hadiri-marpesta-qris-transaksi-digital-mudah-aman-dan-banyak-hadiah-menarik/

Bertempat di lapangan Farel Pasaribu Kota Pematangsiantar, PQN kali ini mengusung tema MARPESTA QRIS.

Vanessa Simorangkir, atau dikenal dengan Vanessa Zee dan artis Batak, Osen Hutasoit tampil menghibur ribuan masyarakat pada penutupan PQN tersebut.

Lagu-lagu andalan Osen Tarpaima mampu menghipnotis pengunjung. Apalagi duetnya bersama Vanessa membawakan lagu Tarpaima, mampu membuat pengunjung untuk menikmati lirik dan ikut bernyanyi.

“Vanessa, Osen lagunya real di kehidupan,” teriak Rizal.

BACA JUGA : https://link24news.com/qris-run-ribuan-peserta-tumpah-ruah-ikut-lari-5-km/

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman mengatakan penutupan kegiatan Marpesta QRIS 2025 bertepatan Pesta Rakyat Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Sebuah persembahan untuk masyarakat Kota Pematangsiantar dalam merayakan Kemerdekaan.

Teks Poto : Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman

PQN ini sangat baik dan inovatif yang kita harapkan dapat menjadi momentum penting, dalam mendorong ekosistem digitalisasi sistem pembayaran di Kota Pematangsiantar. serta tentunya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Sebagaimana kita ketahui, dalam masa yang tidak pasti ini dimana gejolak internasional sangat kuat baik perang di timur tengah, ketegangan politik China-Russia dan Amerika Serikat dan lainnya. Maka diperlukan kebijakan-kebijakan yang mampu mendukung pertumbuhan (pro-growth), yang salah satunya kami lakukan dengan membuat kegiatan yang mampu mendorong konsumsi masyarakat. Tentunya akan berdampak pada peningkatan ekonomi.

Pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar, Forkopimda Kota Pematangsiantar, seluruh instansi yang terlibat dan para UMKM yang hadir atas sinergi, kolaborasi dan kerjasama yang baik selama 3 hari ini.

Lanjutnya, banyaknya kegiatan selama tiga hari dimana masyarakat disuguhkan berbagai program menarik yakni Pertama, Marpesta Kuliner-Bazaar UMKM yang menghadirkan aneka kuliner sekaligus mengajak pelaku usaha menggunakan ORIS sebagai metode pembayaran praktis, cepat, dan aman.

“Pada Marpesta Kuliner total transaksi penjualan UMKM selama 3 hari sebesar 200 juta rupiah. Angka ini sangat fantastis dan semoga dapat menjadi sumber perputaran ekonomi bagi masyarakat,” ucapnya.

Kedua Marpesta Sembako, di mana Gerakan Pangan Murah sebagai bentuk kepedulian untuk membantu stabilisasi harga dan menjaga daya beli masyarakat, yang dikombinasikan bersama pembayaran digital menggunakan ORIS. Total 500 orang telah bertransaksi dan 660 paket minyak dan telur gratis bagi yang bayar pakai ORIS terjual.

Ketiga Siantar ORIS Run merupakan lari sehat bersama komunitas Siantar Runners yang memadukan olahraga, semangat kebersamaan, dan edukasi transaksi digital yang diikuti oleh 1.080 peserta dari berbagai wilayah di luar Pematangsiantar (Medan, Samosir, Labuhanbatu Utara, dan lainnya) yang wajib bertransaksi menggunakan ORIS dalam pendaftarannya.

“Total transaksi peserta yang mendaftar diperkirakan mencapai 500 juta rupiah. Hal ini sangat baik untuk memacu perekonomian masyarakat,” rinci Ahmadi.

Keempat, Class of Central Bank merupakan lomba cerdas cermat yang memperkenalkan peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter, sistem pembayaran, dan perbankan diikuti oleh 150 peserta.

Kelima, Doni Si Kris yaitu aksi sosial pengumpulan donasi dengan menukarkan botol plastik bekas, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program sosial. Selama 3 hari berhasil mengumpulkan 19 ribu sampah botol plastik untuk didaur ulang dan tentunya terdapat 19 ribu transaksi ORIS dalam 3 hari.

Keenam, Gerakan Cinta Koin yaitu fasilitas penukaran uang logam sebagai bagian dari gerakan cinta dan bangga menggunakan rupiah. Selama 3 hari terdapat 22.246 keping koin yang ditukarkan masyarakat.

Ketujuh, layanan penukaran uang rupiah layak edar selama 2 hari terdapat 159 orang penukar dengan total nominal penukaran sebanyak 330 juta.

Kedelapan, fasilitas mewarnai dan pojok baca yang dibuka selama 3 hari dan dihadiri oleh ratusan anak-anak. Hal ini untuk meningkatkan kreatifitas dan literasi membaca pada generasi penerus kota Pematangsiantar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar, Forkopimda yang bersinergi dan mendukung acara ini dan untuk masyarakat sekitar dan Kota Pematangsiantar yang terlibat dalam kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memajukan ekonomi serta memperluas digitalisasi sistem pembayaran di Pematangsiantar,” ucapnya.

BACA JUGA : https://link24news.com/talkshow-menggali-potensi-kopi-lokal-menjaga-kualitas-untuk-cita-rasa/

Walikota Wesly Silalahi diwakili Wakil Walikota Herlina menyampaikan apresiasi dan mengaku sangat bangga atas kerjasama dan kolaborasi dengan KPw BI Pematangsiantar.

“Saya lihat warga sudah tidak sabar menanti penampilan kedua musisi kita. Ini menunjukkan kerjasama dan kolaborasi kita harus terus terjalin dan semakin meningkat,” ucapnya.

Herlina berharap di tahun berikutnya KPw BI terus melibatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, guna mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. (Fra)