

LINK24NEWS-SIANTAR, Al dan Ktng disebut-sebut mengendalikan dugaan transaksi narkoba di Kota Pematangsiantar.
Lokasi tersebut merupakan pindahan dari Jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan Pondok Sayur. Berpindahnya tempat transaksi narkoba tersebut, untuk mengelabui aparat dan sosial kontrol.
BACA JUGA : https://link24news.com/pulo-kumba-tutup-diduga-transaksi-narkoba-terangan-terangan-di-jalan-tuan-rondahaim-kecamatan-siantar-martoba

Lokasi baru ini, persisnya berada di perbatasan Kecamatan Siantar Barat dan Kecamatan Siantar Sitalasari. Dugaan transaksi narkoba telah buka sejak hari Kamis lalu tanggal 30 Juni 2022. Hal ini berdasarkan penelusuran awak media beberapa waktu lalu.

Salah seorang pria diduga pekerja yang melihat awak media langsung menghampiri dan mempertanyakan kenapa memfoto lokasi tersebut.
Lelaki berperawakan agak gemuk tersebut pun mengakui baru buka Kamis kemarin dan masih sepi.
Ketika ditanyakan siapa penanggung jawab lokasi tersebut, pria tersebut mengaku dengan inisial Al. Diperoleh juga informasi bahwa inisial Ktng pun berperan dalam mengendalikan bisnis haram tersebut.
“DHN sudah off, disini sekarang Al. Ini pindahan dari Jalan Tuan Rondahaim atau Tanjung Pinggir,”ucapnya.
Lurah Simarito Mardalina Bintang mengakui bahwa lokasi tersebut merupakan perbatasan kelurahan Simarito dengan Kelurahan Bukit Sofa.
Kendati demikian, pihaknya sangat geram bila lokasi dimaksud diduga dijadikan peredaran narkoba.
“Kalau ada narkoba disitu, gak ada istilah wilayah. Kita akan telusuri dan koordinasi dengan perangkat di bawah dan aparat penegak hukum,”kata Lurah
Sementara Kapolres Pematangsiantar, AKBP Fernando mengaku akan melakukan penyelidikan.
“Terima kasih kita lidik ya,”tulis Kapolres, Sabtu (2/7/2022).


































































