LINK24NEWS-SIANTAR, Masa pelaksanaan pekerjaan fisik di PAPBD Tahun 2023 yang mepet, dikuatirkan tidak dibayarnya kegiatan tersebut.
Hal ini ditengarai adanya keraguan penyelesaian pekerjaan 100 persen dengan masa pelaksanaan 30-45 hari. Sehingga pemborong gigit jari.
Seperti pengakuan salah seorang pemborong marga G, mengatakan pihaknya menolak 2 item kegiatan fisik di salah satu OPD di Kota Pematang Siantar yang ditawarkan untuk pengerjaan drainase, irigasi.

Hal ini untuk menghindari kerugian mendalam, apalagi perayaan Natal dan Tahun Baru yang membutuhkan pengeluaran banyak.
“Kalau saya pribadi tidak bisa selesaikan 30 hari kegiatan fisik, apalagi musim hujan. Saya tidak mau uang tertanam di dalam. Lebih bagus tahan selera,” katanya beberapa waktu lalu.
Meski pembayaran 100 persen diragukan, ada opsi lain yakni pembayaran sesuai progres. Hanya saja, opsi ini juga merugikan pemborong.
“Kalau progres pastinya 80 persen, uang tertanam, dan pembayaran dilakukan tahun depan,” katanya.
Ketika ditelusuri awak media link24news pada pembangunan bank sampah SMPN 5 Pematang Siantar (lokasi jalan Cornell Simanjuntak) yang dikerjakan CV Tinodo yang beralamat di jalan TVRI 43 H, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematang Siantar dengan masa pelaksanaan 40 hari kalender. Kegiatan tersebut bersumber dari Dinas Lingkungan Hidup dengan nilai pekerjaan Rp 199.179.000.
Terlihat salah satu tukang mengaduk campuran menggunakan manual dan tidak adanya alat concrete mixer di lokasi kegiatan.
Salah satu tukang mengatakan, pelaksana kegiatan tersebut bermarga Manullang. Ketika ditanyakan, apakah selesai 100 persen, tukang tersebut hanya diam.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Arri Suaswandhy Sembiring, Rabu (29/11/2023) mengingatkan OPD untuk menyampaikan laporan SPM sampai tanggal 27 Desember 2023.
Hal ini diambil alih BPKAD, mengingat menumpuknya pekerjaan di penghujung tahun tersebut.
“Untuk pembayaran LS atau pihak ketiga, permohonan SPM sampai tanggal 27 Desember. BPKAD terpaksa mengambil alih, untuk menyelesaikan pekerjaan menumpuk di akhir tahun,” kata Arri.
Editor : Franki Siburian


































































