Beranda Kriminal Polsek Perdagangan Gagalkan Pesta Sabu

Polsek Perdagangan Gagalkan Pesta Sabu

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIMALUNGUN, Personel Polsek Perdagangan Resor Simalungun berhasil menggagalkan sebuah pesta narkoba di sebuah perladangan sawit di Huta Siku Nagori Pardomuan Nauli, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Selasa (6/2/2024) sekira pukul 15.45 Wib. 

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan lima tersangka, yakni empat pria dan satu wanita, yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala, SIK.,SH.,MH melalui Kapolsek Perdagangan AKP Juliapan Panjaitan, SH mengatakan empat orang pria dengan inisial “A” (41), “K” (25) alias Kholik, “SJ”, FW dan satu wanita dengan inisial “E” (42). Keempat tersangka merupakan warga Huta VI Nagori Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun.

“Personel Polsek Perdagangan berhasil mengamankan berbagai barang bukti termasuk sabu dengan berat total sekitar 3 gram, alat konsumsi narkoba, serta plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk pengemasan narkotika tersebut,” kata AKP Juliapan.

Kepada petugas, para tersangka mengakui perbuatannya, dari keterangan “K” (25) menjelaskan barang bukti sabu-sabu tersebut dibeli secara patungan. 

Dibeli oleh tersangka “E” (42) dari seorang pria dengan inisial “FW” (36) yang merupakan security perumahan emplasemen Perkebunan Sei Mangkel Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

Beranjak dari situ, personel Polsek Perdagangan langsung mencari keberadaan pria yang dimaksud dan ditemukan “FW” di pos penjagaan A, Kebun Dusun Ulu, Nagori Dusun Ulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten  Simalungun bersama dengan paket sabu seberat 0,58 gram.

FW kemudian mengakui bahwa barang bukti sabu-sabu tersebut adalah miliknya yang dibeli oleh “E”, sebelumnya diperoleh dari seorang pria yang dikenal dengan sebutan “Igun” di daerah Lima Puluh Kabupaten Batubara. 

Seluruh tersangka kemudian dibawa ke Sat Narkoba Polres Simalungun untuk penyidikan lebih lanjut, guna mengungkap keterkaitan dan jaringan penyalahgunaan narkoba ini secara lebih mendalam.

Editor : Franki Siburian