
LINK24NEWS-SIMALUNGUN, Nagori Rukun Mulyo Kecamatan Panombean Panei yang ikut melaksanakan Pilpanag pada 15 Maret 2023 nanti, beredar informasi bahwa bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) diduga dijadikan alat untuk menarik dukungan salah satu calon Pangulu.
Hal ini disampaikan Tokoh Masyarakat (Tomas) marga Sitanggang ketika wawancara dengan beberapa awak media, Sabtu (11/3/2023).
Dikatakan Sitanggang, informasi yang beredar tersebut, diduga untuk memaksa masyarakat agar tidak mengalihkan pilihan ke calon lain.

“Dengan adanya isu yang beredar di masyarakat, yang memanfaatkan bantuan program pemerintah PKH yang akan segera dicairkan pada Senin atau Selasa depan harus memilih salah satu calon, itu sudah dikategorikan pemaksaan atau intervensi”kata Sitanggang.
Ia meminta agar panitia PKH dan panitia Pilpanag jangan tertuju pada salah satu calon dan tetap harus bersifat netral.

“Karena siapapun yang terpilih nantinya tetap juga sebagai pangulu kita”ujarnya.
Dia juga mengimbau warga khususnya Nagori Rukun Mulyo tidak takut dan bersuara lantang, apabila undangan untuk mencairkan PKH tidak diberikan. Sepanjang nama warga tersebut terdaftar, tidak ada hak untuk menghapusnya.
“Masyarakat jangan takut. Gak ada hak siapapun menahan atau tidak memberikan undangan untuk mencairkan bantuan PKH tersebut,”tegas Sitanggang sekaligus meminta warga merekam atau memvideokan.
Salah satu calon Pangulu Nagori Rukun Mulyo, Fitria Delima Siallagan dengan nomor urut 4 saat dikonfirmasi membenarkan isu tersebut.
“Benar isu tersebut sudah tersiar di masyarakat, apalagi di Huta Sidomulyo tiga. Masyarakat yang mendapat PKH diduga dipaksakan untuk memilih calon pangulu tertentu, yang tentunya sangat merugikan calon pangulu lain,”ucap Fitria.
Lanjutnya, dengan isu tersebut dirinya merasa dirugikan, karena menurutnya penerima PKH pasti ada pendukungnya. Dengan adanya isu tersebut otomatis hak masyarakat sudah hilang, yang seharusnya memilih dengan bebas.
“Kami meminta kepada panitia harus jujur dan transparan serta netral jangan memihak kepada salah satu calon. Juga meminta Pilpanag di nagori Rukun Mulyo ini harus bersaing dengan sehat, jangan ada intervensi dari pihak lain,”ucapnya.
Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Simalungun, Sarimuda Purba kepada wartawan menegaskan, kalau benar ada isu tersebut, segera diadukan ke Panwas serta mengimbau para calon Pangulu agar mencerminkan etika berpolitik yang baik dalam penyelenggaraan Pilpanag.


































































