

LINK24NEWS-SIMALUNGUN, Sebagai salah satu badan hukum publik yang menjunjung tinggi inovasi sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, BPJS Kesehatan turut berpartisipasi memeriahkan pelaksanaan Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PISU) Tahun 2022 di Parapat, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2022 sampai dengan 29 Juli 2022.
Kegiatan yang bertema “Kemitraan Investor dan UMKM Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Pasca Pandemi” ini dibuka langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Arief Sudarto Trinugroho.
Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara Tahun 2022 ini dilakukan pertama kali di luar Kota Medan, sudah tujuh kali dilaksanakan di Kota Medan. Yang kedelapan sengaja dilaksanakan di Parapat, sekaligus untuk memperkenalkan produk UMKM dan lainnya pada pameran ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi pada PISU ini sehingga dapat memeriahkan dan menggerakkan roda perekonomian Provinsi Sumatera Utara,”kata Arief pada Rabu (27/7/2022).
Arief menuturkan bahwa pada kesempatan ini pihaknya ingin menonjolkan eksistensi UMKM. Berdasarkan data yang diperoleh pada data tahun 2021, jumlah UMKM di Indonesia sekitar 64,19 juta atau 99,99% dari jumlah pengusaha yang ada di Indonesia. Keberadaan UMKM sangat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga mencapai angka 61,97% atau senilai 8,6 triliun dan menyerap 97% tenaga kerja di Indonesia.
“Dapat dilihat betapa pentingnya peranan UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama untuk menopang perekonomian Indonesia,”kata Arief.
Senada dengan sambutan yang disampaikan oleh Arief, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Utara dan Aceh, Mariamah menjelaskan bahwa pihaknya sangat mendukung kebangkitan UMKM dan pergerakan positif roda perekonomian masyarakat pasca pandemi. Selain itu, keikutsertaan BPJS kesehatan pada kegiatan tersebut adalah sebagai salah satu sarana guna mengingatkan serta memfasilitasi para pelaku usaha mikro ataupun makro untuk terdaftar sebagai peserta Program JKN.
“Dengan melihat kondisi perekonomian yang mulai bangkit saat ini, kita kembali mengingatkan para pelaku usaha untuk melindungi para pekerjanya dengan terdaftar sebagai peserta Program JKN. Terdaftar sebagai peserta Program JKN merupakan salah satu bentuk antisipasi kita terhadap perlindungan jaminan kesehatan, dalam hal sewaktu-waktu kita terserang penyakit dan membutuhkan biaya yang besar. Sehingga masyarakat tidak hanya terlindungi dari sisi kesehatan tetapi juga dari sisi ekonomis,” jelas Mariamah.
Mariamah menyampaikan beberapa layanan yang didapatkan oleh para pengunjung di booth BPJS Kesehatan pada PISU Tahun 2022, diantaranya pelayanan administrasi JKN berupa pendaftaran peserta, sosialisasi Program JKN terkait kemudahan layanan non tatap muka melalui Pelayanan Administrasi via WhatsApp (PANDAWA), pemberian informasi terkait Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) bagi peserta menunggak iuran yang ingin menyicil tunggakan iurannya, dan pemberian informasi seputar Aplikasi Mobile JKN.
“Selain itu pada booth BPJS Kesehatan, peserta juga dapat dibantu untuk melakukan skrining riwayat kesehatan pada Aplikasi Mobile JKN, disampaikan informasi terkait pemanfaatan nomor induk kependudukan (NIK) dalam mengakses layanan kesehatan di FKTP, dan tanya jawab berhadiah bagi para pengungung terkait Program JKN,”kata Mariamah.
Turut hadir pada pembukaan kegiatan tersebut Komandan Resor Militer 022 Pantai Timur Luqman Arief, Bupati Labuhan Batu Utara Hendri Yanto Sitorus, Wakil Bupati Kabupaten Simalungun Zonny Waldi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Utara Faisal Arif Nasution, serta jajaran pimpinan badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah yang berpartisipasi pada kegiatan tersebut. (Relis)
Editor : Franki


































































