Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyediakan 6 CCTV di tempat relokasi para pedagang eks Gedung IV Pasar Horas, di Jalan Merdeka Bawah. CCTV tersebut diperuntukkan untuk memantau situasi dan kondisi keamanan lapak para pedagang.
Kepala Diskominfo Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing, S.STP.,MSi, Rabu (1/10/2025) menerangkan, kehadiran CCTV diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada seluruh pedagang selama menempati lokasi berjualan yang baru.
Menurut Johannes, sesuai arahan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH.,M.Kn, Pemko Pematangsiantar harus benar-benar memerhatikan kesiapan relokasi pedagang eks Gedung IV Pasar Horas agar mereka nyaman beraktivitas.

“Masyarakat sekitar, pedagang, dan pengunjung yang berada di sekitaran relokasi harus nyaman. Untuk itu kita dari Diskominfo memasang enam unit CCTV,” kata Johannes.
Pemasangan CCTV dimulai Rabu (1/10/2025). Di hari pertama, Diskominfo memasang tiga unit CCTV. Sedangkan tiga unit lagi dipasang di hari kedua, Kamis (2/10/2025).
“Masyarakat dan pedagang bisa mengakses CCTV kita secara daring lewat cctv.pematangsiantar.go.id,” kata Johannes.
Ia menegaskan Diskominfo memastikan layanan CCTV bisa efektif memantau kios-kios pedagang, pertokoan, dan pengguna Jalan Merdeka di sekitar tempat relokasi pedagang.
“Prinsipnya, demi kenyamanan masyarakat dan pedagang,” ucapnya.
#Perobohan Gedung IV Eks Kebakaran Mulai Berlangsung
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui penyedia CV Sihujur Jaya telah memulai proses perobohan Gedung IV Pasar Horas di Jalan Merdeka Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat, Rabu (8/10/2025). Saat proses perobohan, areal Gedung IV Pasar Horas ditutupi pagar seng.
Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar Henry Jhon Musa Silalahi, ST.,MEng, Rabu (8/10/2025) sore menerangkan, perobohan Gedung IV Pasar Horas yang mengalami kebakaran tahun lalu, dimulai dan diawali pembongkaran beton sisi kiri gedung. Pembongkaran menggunakan 1 unit breaker.
“Malam ini, akan ditambah 1 unit lagi alat berat breaker pemecah beton,” katanya.
Menurut Musa, tahapan pembongkaran dilakukan dengan memecah balok, pelat lantai, dan tiang struktur bangunan gedung.
Hingga Rabu (8/10/2025) sore, progres perobohan Gedung IV Pasar Horas antara lain, pembongkaran jembatan penghubung antara Gedung IV dan Gedung III yang sudah selesai 100 persen. Kemudian, pemasangan pagar seng setinggi 2,40 meter keliling yang juga sudah selesai 100 persen.
Selanjutnya, pembongkaran kanopi 75 persen dan pembongkaran jerajak besi keliling 100 persen. Untuk pembongkaran dan pemotongan besi beton menggunakan las dilaksanakan hingga malam hari.
“Diharapkan dalam 1,5 bulan ini targetnya bisa selesai semua,” tukas Musa.
Sebelumnya, kata Musa, telah dilakukan pembongkaran jembatan penyeberangan di Jalan Merdeka Pematangsiantar, yang menghubungkan Gedung III dan Gedung IV. Perobohan jembatan penyeberangan dilakukan oleh pihak swasta selaku pemilik jembatan, PT STTC.
“Proses pembongkaran jembatan penyeberangan menggunakan crane dari PT STTC, dengan melakukan pemotongan dan pengangkatan secara bertahap. Untuk pengangkatan material baja jembatan penyeberangan, menggunakan trado,” ucap Musa.

Sementara itu, Darno warga Kecamatan Siantar Barat ini mengaku terkejut dengan langkah-langkah preventif yang dilakukan Pemko Pematangsiantar.
Menurutnya, menyediakan akses CCTV yang dapat diakses pedagang dan masyarakat luas, menandakan Pemko Pematangsiantar benar-benar memikirkan pedagang.
“Pemko Pematangsiantar sampai memperhatikan keamanan lapak pedagang,” katanya.
Dengan adanya tindakan tersebut, sebaiknya Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi harus benar-benar mempertahankan pejabat yang peduli dengan masyarakat.
“Penambahan CCTV ini merupakan tindakan nyata. Pejabatnya benar-benar memikirkan kepentingan masyarakat banyak,” ucapnya. (ADV)


































































