LINK24NEWS-SIANTAR, Masyarakat diminta membayar tagihan listrik tidak lewat tanggal 20 setiap bulannya, untuk menghindari pemutusan sementara dan denda.
Selain itu, masyarakat harus mengutamakan keselamatan dengan tidak mencuri arus listrik yang tidak aman.

Hal ini disampaikan Asisten Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Pematang Siantar, Heryanto Siburian saat sosialisasi dan edukasi bahaya listrik, keselamatan dan kesehatan kerja/keselamatan ketenagalistrikan di Kantor Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (23/6/2023).
Turut hadir pada sosialisasi ini, Manager ULP PLN Siantar Kota, Lamris Rajagukguk beserta staf, perwakilan warga dari setiap kelurahan. Kegiatan itu dibuka Horas Simarmata, SH selaku Kasi Pelayanan Umum Sarana dan Prasarana Kecamatan Siantar Selatan.

Dijelaskan Heryanto, saat ini PLN telah berinovasi mengikuti perkembangan teknologi dengan meluncurkan aplikasi PLN Mobile. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat membayar tagihan listrik Pascabayar dan membeli token Prabayar.
Lanjutnya, masyarakat juga dapat menyampaikan keluhan soal kendala listrik yang dialami, bermohon pemasangan baru dan menambah daya.

“Dengan aplikasi di genggaman, masyarakat semakin di mudahkan. Tidak perlu datang ke kantor PLN, seluruh kebutuhan soal listrik direspon dengan cepat,”ucap Heryanto sembari menjelaskan PLN UP3 Pematang Siantar melayani 5 Kabupaten dan 2 Kota.
Sementara itu, Manager ULP Siantar Kota, Lamris Rajagukguk menekankan masyarakat untuk menghindari tegangan tinggi bila membangun rumah dan menebang pohon.
Tegangan tinggi tersebut berciri 3 kabel telanjang. Oleh karena itu, masyarakat harus berkoordinasi dengan PLN, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
“Sudah ada korban nyawa melayang karena tidak berkoordinasi dengan PLN. Setelah terkena tegangan tinggi, hitungannya sekian detik. Kita harus sayangi nyawa kita sendiri,”ucap Lamris.
Lamris juga menekankan orang tua untuk menegur anak-anak bermain layangan di dekat tegangan tinggi. Akibatnya bisa fatal. Juga menegur anak-anak mendekati trafo.
“Demi keselamatan bersama, mari kita peduli dengan sekitar kita,”kata Lamris seraya mengimbau para orang tua untuk memasang instalasi listrik di rumah yang tidak terjangkau anak-anak kecil.
Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta marga Hutabarat mempertanyakan soal Listrik Prabayar (Listrik Pintar). Di mana setiap berurusan dengan listrik, selalu dianjurkan untuk migrasi.

Mendengar hal itu, Asmen Heryanto Siburian menjelaskan lebih detail manfaat Listrik Pintar. Pertama, Pelanggan lebih mudah mengendalikan pemakaian listrik. Melalui meter elektronik prabayar, pelanggan dapat memantau pemakaian listrik sehari-hari dan setiap saat. Di meter tersebut tertera angka sisa pemakaian kWh terakhir. Bila dirasa boros, pelanggan dapat mengerem pemakaian listriknya.
Kedua, Pemakaian listrik dapat disesuaikan dengan anggaran belanja. Dengan nilai Pulsa Listrik, memberikan keleluasaan bagi pelanggan dalam membeli listrik sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.
Ketiga, Tidak akan terkena biaya keterlambatan. Tidak ada lagi biaya tambahan bayar listrik dikarenakan terbebani biaya keterlambatan akibat lupa bayar tagihan listrik.
Keempat, Privasi lebih terjaga. Bagi pelanggan yang menginginkan kenyamanan lebih, Listrik Pintar tidak akan membuat pelanggan menunggu dan membukakan pintu untuk petugas pencatatan meter. Di sini tidak ada lagi kesalahan pencatatan meter.
Ke lima, Jaringan luas pembelian token atau pulsa listrik. Pembelian token atau pulsa Listrik (voucher) Pintar sudah bisa didapatkan di lebih dari 30.000 ATM di seluruh Indonesia. Selain itu bisa juga didapatkan di loket pembayaran listrik online seperti Alfamart, Indomaret, Mobile Banking dan aplikasi lain yang telah bekerjasama dengan PLN seperti Shopee, Fintech dan lainnya.
Ke enam, Tepat digunakan bagi pelanggan yang memiliki usaha rumah kontrakan atau kamar sewa (kos). Pemilik rumah atau kamar sewa, pelanggan tidak perlu khawatir lagi dengan tagihan listrik yang tidak dibayar oleh penghuni rumah kontrakan atau sering disebut lari malam.
Setelah sesi tanya jawab, kemudian dilanjutkan penyerahan plakat. Peserta sosialisasi yang saat itu mendowmload aplikasi PLN Mobile, diberikan hadiah atau bingkisan.
Editor : Franki Siburian



































































