Beranda Sumatera Utara Pertamina Jamin Distribusi BBM Aman, Walikota Wesly Silalahi Minta Jangan Panic Buying

Pertamina Jamin Distribusi BBM Aman, Walikota Wesly Silalahi Minta Jangan Panic Buying

Teks Poto atas : Walikota Wesly Silalahi, Ketua DPRD Timbul Lingga dan Forkopimda meninjau SPBU di Jalan Ahmad Yani. Teks Poto bawah : situasi di SPBU Jalan Melanthon Siregar yang kembali normal
- Advertisement -

ADVERTORIAL : Pasca banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara, mengakibatkan terganggunya distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Seiring banjir sudah surut, distribusi BBM kembali lancar ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Namun, sempat mengakibatkan antrean panjang di seluruh SPBU di Kota Pematangsiantar.

Kondisi yang dialami masyarakat ini mendapat perhatian dari Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH.,MKn.

Guna memastikan ketersediaan BBM di Kota Pematangsiantar, Wesly didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi bersama Forkopimda mengunjungi SPBU di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Asuhan Kecamatan Siantar Timur, Kamis (4/12/2025).

SPBU di Jalan Ahmad Yani

Di hadapan Wesly, Sales Manager PT Pertamina Rayon III Medan Vifki Leondo memastikan pasokan BBM saat ini aman di Kota Pematangsiantar, dan selama Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026. Pertamina mengutarakan kondisi saat ini sudah mulai normal, meskipun sempat terjadi gangguan distribusi BBM ke SPBU.

Ia mengatakan, pihaknya telah berhasil memulihkan pasokan BBM di wilayah yang menjadi tanggung jawab mereka. Ia memastikan 100 persen kebutuhan dapat dilayani seluruh SPBU.

Vifki menerangkan, Kota Pematangsiantar memiliki 10 SPBU dan setiap harinya kebutuhan Solar dan Dexlite mencapai 98 kiloliter, sementara untuk Pertamax dan Pertalite 180 kiloliter.

Ia menceritakan, pasokan BBM tersendat sejak Jumat (28/11/2025) hingga Minggu (30/11/2025). Namun saat ini, kondisi berangsur-angsur membaik seiring kondisi di pelabuhan Belawan dan Sibolga juga membaik.

“Tetapi penyalurannya tidak terputus total ketika itu, namun sekarang sudah membaik,” ujarnya.

SPBU di Jalan DI Panjaitan

Untuk mengatasi antrean kendaraan yang semakin parah, ia mengatakan telah meminta seluruh pengusaha SPBU agar menambah operator.

“Agar kemacetan terurai lebih cepat,” tukasnya.

Terkait tersedianya stok BBM di Kota Pematangsiantar, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi meminta masyarakat tidak panic buying (pembelian panik).

“Sebab pasokan dipastikan telah aman di Kota Pematangsiantar,” tutup Wesly.

Masyarakat Kota Pematangsiantar sempat merasakan antrian panjang di sejumlah SPBU. Salah satunya Deni, untuk mengisi kekosongan tanki sepeda motornya, ia harus antri 3-5 jam di SPBU Jalan Melanthon Siregar.

Hal ini jelas menganggu aktivitasnya bekerja. Meski bukan budak corporate, mengantri jelas melelahkan dan membuang-buang waktu.

“Waktu kita tersita hanya antri isi BBM. Padahal waktu itu dapat digunakan bekerja di ladang,” ucapnya.

Deni meminta pihak terkait untuk tegas bila ada oknum-oknum yang bermain. Apalagi bila SPBU mengutamakan pembelian jerigen.

“Jika ada SPBU melayani pembelian jerigen maupun modifikasi tangki kendaraan agar ditindak tegas,” katanya.

Selain itu, pihak terkait harus memberi perhatian kepada penjual minyak eceran yang menaikkan harga di tengah situasi yang kurang membaik.

“Jangan ambil kesempatan, kondisi kan terganggu karena banjir. Jangan meraup keuntungan di tengah bencana,” katanya. (ADV)