LINK24NEWS-SIANTAR, Di momen Natal, PT. Sumatra Tobacco Trading Company (PT. STTC) Kota Pematangsiantar berbagi kepada sejumlah Rumah Ibadah dan warga di lingkungan perusahaan tersebut.
Tema kegiatan yang diangkat PT STTC yakni ‘Bantuan Sosial Kemasyarakatan melalui Rumah Ibadah’. Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras dan tali asih, untuk membantu operasional Gereja serta sejumlah paket bingkisan kepada para pengurus Gereja.
Bantuan PT. STTC ini pun disambut dan diterima dengan baik oleh pengelola Gereja serta warga yang berada di lingkungan PT STTC, demikian juga bantuan untuk warga yang terdampak korban kebakaran, Rabu (18/12/24).
PT. STTC menyalurkan bantuan di 3 Gereja Kota Pematangsiantar, di antaranya Gereja HKBP Resort Siantar Kota sebanyak 50 karung beras dengan berat masing-masing 5 kg, 2 paket bingkisan beserta tali asih diberikan. HKBP Resort Tomuan sebanyak 60 karung beras, 2 paket bingkisan beserta tali asih dan HKBP Resort Immanuel Tomuan sebanyak 25 karung beras, 2 bingkisan beserta tali asih. Dan 2 Gereja di Kabupaten Simalungun yakni, Gereja HKBP Semangat Baris diberikan 2 paket bingkisan beserta tali asih dan Gereja Santo Ambrosius diberikan 2 paket bingkisan beserta tali asih.
Sementara, 13 warga yang berada di lingkungan kerja PT STTC sebanyak 14 karung beras dan 8 warga yang terdampak kebakaran tepatnya di Jalan Sejahtera, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, sebanyak 8 karung beras.
Bantuan PT. STTC ini pun disambut dan diterima dengan baik oleh pengurus maupun pengelolah Gereja serta para jemaat.
Saat penyerahan di Gereja HKBP Resort Siantar Kota, kedatangan PT. STTC disambut Lurah Pahlawan, Pendeta dan para jemaat.
Kepada PT. STTC, Lurah Pahlawan Fery Jonson Naibaho mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diterima langsung masyarakat melalui pengelola Gereja. Dia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan silahturahmi terus berjalan dengan baik.
“Terima kasih buat partisipasinya, semoga kiranya dapat meringankan beban penerima manfaat. Kami berharap semoga kegiatan ini terus dapat berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Pendeta Gereja HKBP Resort Siantar Kota, Anggiat Simanullang juga menyampaikan rasa syukurnya kepada PT STTC yang terus memperhatikan para jemaat.
“Kehadiran PT STTC sangat membantu kami dalam bentuk bantuan sosial kemasyarakatan yang saat ini dalam suasana menyambut perayaan Natal dan menyongsong Tahun Baru,” ujarnya.
Selanjutnya, Pendeta Gereja HKBP Resort Tomuan, Elisa YM Simaibang mengucapkan rasa syukur dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT. STTC yang senantiasa berbuat kepada masyarakat.
“Semoga perusahaan semakin terdepan dan semakin jaya. Walaupun ada kenaikan PPN 12 persen sangat mempengaruhi kondisi perekonomian dan banyak warga mengalami kesulitan tapi PT STTC cepat tanggap dalam membantu,” ucapnya.
Setelah itu, PT. STTC mengunjungi Gereja Khatolik Santo Ambrosius paroki ST Petrus dan Paulus yang berada di Nagori Silau Malaha, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Sesampainya di sana, rombongan disambut hangat oleh pengurus serta jemaat.
Pendeta Gereja Khatolik Santo Ambrosius paroki ST Petrus dan Paulus, Devan Napitupulu mengungkapkan bahwa selama ini PT. STTC selalu peduli dengan masyarakat.
Selanjutnya, Pangulu Silau Malaha, Mulyadi menuturkan PT. STTC selalu memperhatikan sejumlah masyarakat setempat dalam hal sosial.
“Tahun ke tahun selalu memberikan bantuan sosial kepada kami, tidak pernah lupa. Walaupun dengan kondisi maraknya rokok ilegal dan sulitnya perekonomian PT. STTC tidak pernah lupa. Semoga PT. STTC semakin berkembang, sukses dan jaya selalu. Pimpinan maupun jajaran perusahaan selalu dilimpahkan berkah-Nya,” ucapnya
Sementara itu, Direktur Utama PT. STTC, Edwin Bingei melalui Humas PT. STTC, Erdy Wienata mengatakan bantuan sosial kemasyarakatan ini, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat secara khusus yang berdomisili di sekitar perusahaan.
“Dalam suasana menyambut perayaan hari Natal tanggal 25 Desember, kami atas nama PT. STTC mengucapkan selamat hari Natal dan selamat menyongsong Tahun Baru,” ucap Erdy Wienata.
Erdy menyampaikan di sela-sela kondisi yang dihadapi perusahaan PT STTC, dimana ekonomi sedang sulit ditambah dengan kenaikan PPN, Perusahaan tetap mengupayakan program ini tetap berjalan.
Editor : Franki Siburian


































































