LINK24NEWS-SIANTAR, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) mempunyai peran yang strategis dalam membina jemaah haji dan umrah saat ini.
Disamping besarnya jemaah yang dibina, juga kedekatan emosional antara KBIHU dengan jemaah haji menjadi modal dalam mengarahkan jemaah haji kearah pembinaan manasik yang lebih baik.
BACA JUGA : https://link24news.com/iklan-advertorial
Demikian dikatakan Ketua KBIHU Bathnul Wadi Pematang Siantar H. Ridwan, S.HI., pada saat acara Temu Syukur Jama’ah Haji Bathnul Wadi tahun 1443H/2023M, yang dilaksanakan Rabu, 1 Muharram 1445H/19 Juli 2023 M di Lokasi Manasik Haji dan Umroh YPI Al Majid, Jalan Brigjen Radjamin Purba, SH. Pematang Siantar depan SMP Negeri 2.

“Selain mengarahkan jemaah haji, KBIHU juga dapat menciptakan kemandirian jemaah haji dan umrah, baik dalam beribadah maupun berinteraksi selama di tanah suci dengan sarana prasarana yang dimiliki,” terang H. Ridwan, S.HI.
KBIHU Bathnul Wadi juga diharapkan menjadi pionir dalam pembinaan manasik, karena KBIHU juga memberikan pendampingan selama di Madinah dan Mekkah oleh ustadz H. Husnul Abrar (Hilal), Ustazd H. Haikal dan Ustadz H. Harry.

Tambahnya, dalam menyikapi kepulangan haji tahun 1444H/2023M, para jamaah haji/hajjah yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 07 tiba di Balai Kota Pematang Siantar, sekitar pukul 15.30 WIB. Kedatangan rombongan jamaah haji/hajjah sebanyak 153 orang dimana dari jumlah ini, sebanyak 103 orang adalah jamaah haji/hajjah yang manasik di KBIHU Bathnul Wadi.
“Semoga menjadi haji/hajjah mabrur dan mabruroh. Ada empat ketua rombongan (Karom) dari Jemaah Kota Pematang Siantar, tiga berasal KBIHU Bathnul Wadi yakni Karom I H. Husnul Arifin, S.Ag., S.Pd.I., M.Pd., Karom II Drs. H. Hasbiansyah Sinaga, M.Si. dan Karom III Drs. H. Ali Muda Lumban Tobing,” katanya.
Pada kesempatan itu, mewakili Karom Drs. H. Hasbiansyah Sinaga, M.Si. menyampaikan kesan dan pesan kepada pelaksanaan prosesi ibadah haji dan umroh selama di tanah suci. Mulai kegiatan arbain di Masjid Nabawi Madinah, karena jemaah Kota Pematang Siantar tergabung dalam gelombang I dan kegiatan di Arafah – Musdalifah dan Mina (Armuzna) berjalan lancar.

“Hal ini berkat ijin dari Allah SWT dan bekal bimbingan selama manasik di KBIHU Bathnul Wadi,” ungkapnya.
H. Hasbiansyah berharap semoga KBIHU Bathnul Wadi dibawah kepemimpinan H. Ridwan, S.HI. kedepan semakin jaya dan kami mengajak para duyufurrahman calon haji/hajjah untuk bergabung manasik di KBIHU Bathnul Wadi Pematang Siantar.
Sementara, Karom III Drs. H. Ali Muda Lumbantobing yang saat ini sebagai Kepala SMP Negeri 1 Sidamanik, memberikan apresiasi kepada pimpinan KBIHU Bathnul Wadi bapak H. Ridwan, S.HI karena selalu mendampingi jema’ah dari mulai pemberangkatan dari asrama haji Medan sampai penjemputan pada saat kedatangan jama’ah di bandara kualanamu (KNO) Medan.
“Bukan hanya itu saja, kami juga selama di Madinah dan Mekkah tetap dipantau beliau melalui Karom/Karu,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, ustadz H. Husnul Abrar (Hilal) yang sengaja hadir dari Langkat bersama rombongan pada acara Temu Syukur Jama’ah Haji Bathnul Wadi tahun 1443H/2023M menyampaikan motivasi kepada duyufurrahman agar tetap istiqomah mengikuti kegiatan manasik. Sehingga kelak bisa menjadi jema’ah haji yang mandiri dan insyaallah saya bersama tim pada tahun yang akan datang, dapat membantu dan melayani jemaah selama melaksanakan ibadah haji.
dr. H. Andi Buchari, M.KM., selaku Pembina Yayasan KBIHU Bathnul Wadi saat memberi sambutan mewakili seluruh pengurus menyampaikan terima kasih kepada seluruh jama’ah yang memberikan amanah dalam mempersiapkan keberangkatan ke tanah suci, melalui kegiatan manasik di KBIHU Bathnul Wadi.
“Kami dari pengawas memohon maaf, dimana selama kegiatan manasik ada kekurangan yang dirasa oleh seluruh jama’ah dan kepada jama’ah yang baru pulang dari tanah suci semoga menjadi haji/hajjah yang mabrur dan mabruroh” kata dr. H. Andi Buchari.
Kegiatan Temu Syukur Jama’ah Haji ini selain dihadiri duyufurrahman juga turut dihadiri oleh perwakilan alumni Bathnul Wadi tahun 2006 sampai 2022.
Penulis : Wandi Berutu


































































