LINK24NEWS-SIMALUNGUN, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar mendukung penuh Geo Product Fest 2025, yang dipusatkan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Sabtu (28/6/2025).
Dukungan ini untuk revalidasi Geopark Kaldera Toba menuju Green Park. Bersama Pemerintah daerah menyatakan komitmen untuk mendukung proses revalidasi dan keberlanjutan pengelolaan Toba UNESCO Global Geopark.
Revalidasi Geopark Kaldera Toba dengan tujuan untuk mendapatkan kembali “Green Card” dari UNESCO, yang menandakan keberhasilan pengelolaan geopark yang berkelanjutan.
Philip Pranata selaku Analis Junior Bank Indonesia Pematangsiantar mengatakan, Bank Indonesia Pematangsiantar berkontribusi dengan DONI SI KRIS dan UMKM binaan Bank Indonesia Pematangsiantar.

DONI SI KRIS ini yakni Donasi Bersama QRIS dengan berdonasi menggunakan QRIS, untuk mengenalkan sistem pembayaran digital terkini. Nah kali ini gerakannya dikolaborasikan dengan GWB yakni Gerakan Wisata Bersih.
“Jadi masyarakat mengumpulkan botol plastik. 10 botol plastik ditukarkan jadi satu souvenir. Syaratnya Scan QRIS menggunakan aplikasi apapun pembayaran sejumlah botolnya,” ucap Philip.

Sejauh ini, kata Philip, sudah mengumpulkan 2.500 botol selama kegiatan berlangsung. Bila dirunut ke belakang, DONASI SI KRIS ini sudah berjalan dari awal tahun 2025. Terhitung dari Januari Tahun 2025, kurang lebih 100 ribu botol terkumpul. Nantinya, donasi yang terkumpul akan diserahkan ke Panti Asuhan atau Yayasan.
Terkait botol yang dikumpulkan akan diserahkan ke Bank Sampah. Di mana Bank Indonesia Pematangsiantar, memiliki bank sampah binaan yakni bank sampah Simpatik di Sait Buttu Sidamanik. Nantinya mereka akan olah menjadi kerajinan seperti tempat pisau, tempat make up dan sebagainya.
Lanjutnya, DONI SI KRIS ini akan digalakkan terus hingga akhir tahun sembari akan melihat inovasi tahun depan. Ke depan masyarakat menukar botol akan memasukkan ke mesin. Inovasinya akan lebih canggih.
Perlu ditekankan, dengan program ini, Bank Indonesia mengajarkan masyarakat tentang lingkungan bersih. Kemudian menyadarkan masyarakat menggunakan QRIS. Dengan menukar botol, masyarakat semakin terbiasa memakai QRIS. Dengan terbiasa pakai QRIS, tentunya transaksi semakin cepat.
#PEMKAB SIMALUNGUN GEO PRODUCT FEST 2025
Dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kebersihan, mendorong kolaborasi lintas sektor, dan mendukung pariwisata berkelanjutan.
Disamping itu, kegiatan ini juga dalam rangka mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas, berkelanjutan dan berdaya saing serta mengingat posisi strategis Danau Toba sebagai kawasan pariwisata unggulan nasional bernilai ekologis, geologis dan budaya tinggi.
Tidak hanya itu, kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemkab Simalungun ini juga sebagai wujud dukungan terhadap proses revalidasi Geopark Kaldera Toba menuju Green Card.
Berbagai aksi pun dilaksanakan untuk menyemarakkan kegiatan dimaksud, seperti gerakan wisata bersih Pantai Bebas Parapat dan di Jln Sisingamangaraja Kota Wisata Parapat serta lomba mewarnai tingkat TK/PAUD sederajat.
Selanjutnya Disbudparek Simalungun juga menggelar lomba pengolahan Geo produk turunan mangga parapat. Di kesempatan itu juga, Polres Simalungun melakukan launching Polisi Pariwisata (Safe Tourism) untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang aman, nyaman dan berkelanjutan.
Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih menyampaikan, kegiatan ini sebagai bukti rasa syukur atas kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa menjadikan daerah kita sebagai bagian sejarah dari peristiwa alam yang luar biasa yaitu letusan gunung Toba.
Dari peristiwa itu, di Kabupaten Simalungun terdapat geosite atau patahan yang terdapat di Haranggaol dan Sibaganding. Fenomena alam ini terjadi jutaan tahun silam.
Tidak hanya meninggalkan landscape alam yang luar biasa, tetapi juga geoproduk dan geocilture yang luar biasa dan pemaknaannya.
“Momentum event hari ini kita ingin memperkenalkan, menginformasikan dan meningkat value atas product tersebut sebagai bagian dari warisan dunia yang sudah ditetapkan,” kata Bupati.
“Apalagi Danau Toba sudah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata super prioritas oleh pemerintah pusat, bahkan sudah banyak upaya yang dilakukan baik pusat, provinsi maupun daerah untuk mengembangkan pariwisata di Danau Toba,” tambah Bupati.
Untuk itu, Bupati mengajak masyarakat untuk turut ambil bagian dan terlibat secara masif dalam semangat tersebut melalui kegiatan yang mendasar yaitu menjaga kebersihan kawasan Parapat.
“Mari kita gelorakan semangat menceritakan hal yang baik tentang Parapat, kurangi memburukkan kampung sendiri,” ucap Bupati.
“Dengan citra yang baik, kita yakin wisatawan akan kembali bergairah dan hadir di kawasan yang kita cintai ini,” tutupnya. (Fra)


































































