Beranda Kesehatan Aulia : Terima Kasih Peserta JKN-KIS, Iuran Anda Membantu Saya

Aulia : Terima Kasih Peserta JKN-KIS, Iuran Anda Membantu Saya

- Advertisement -
Aulia Nurjana (25) adalah seorang ibu yang merasakan manfaat program JKN-KIS

LINK24NEWS-SIANTAR, Persalinan adalah ujung dari proses penantian panjang selama kehamilan yang dialami oleh setiap wanita. Proses persalinan dapat dilakukan melalui persalinan normal atau dengan bedah caesar (sectio caesaria).
Sejak hadirnya program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tahun 2014 lalu, sering muncul pertanyaan diantara calon ibu.

Persalinan yang dilakukan seorang wanita baik persalinan normal maupun secara bedah caesar merupakan salah satu manfaat pelayanan kesehatan yang dijamin oleh Program JKN-KIS. 

Aulia Nurjana (25) adalah seorang ibu yang merasakan manfaat program JKN-KIS pada saat persalinannya. Aulia mengatakan bahwa saat persalinannya ia disarankan dokter untuk melakukan bedah caesar.

Terdapat beberapa kondisi tertentu yang mengharuskan seorang ibu melakukan operasi caesar, terutama apabila risiko tersebut mengancam nyawa ibu dan bayinya. Misalnya, kondisi ari-ari yang menutupi jalan lahir si bayi sehingga bayi tidak bisa keluar, janin besar, janin dalam posisi sungsang, denyut jantung melemah saat proses kelahiran, bayi yang mengalami hidrosefalus dan lain sebagainya.

Kepada wartawan, Senin (27/9/2021), Aulia berterimakasih pada semua pihak yang sudah membantu proses persalinannya dengan lancar. Ia juga berterima kasih kepada para pihak yang sudah mensukseskan program JKN-KIS.

“Iuran yang dipotong dari gaji suami saya setiap bulan tidak sebanding dengan manfaat besar yang saya dapatkan dari program JKN-KIS ini. Saat sakit, saya menyadari bahwa saya dibantu dari iuran peserta JKN-KIS yang sehat, dan saya sangat berterima kasih untuk itu,”ujar Aulia.

Aulia sangat bersyukur telah terdaftar sebagai peserta JKN KIS karena menurutnya biaya operasi Caesar untuk pasein umum cukup mahal. Aulia mengaku puas dengan pelayanan di RS tempatnya melahirkan. Aulia merasa tidak menemui kesulitan dalam mengakses pelayanan.

“Semua gratis, saya dan suami tidak perlu keluar biaya sama sekali, padahal sudah takut karena kalau disuruh bayar saya tidak tahu mau bayar pakai apa, terasa betul prinsip gotong royongnya,” jelas Aulia sambil tersenyum.

Pada kesempatan tersebut, Aulia menyampaikan harapannya terhadap penyelenggaraan program JKN-KIS. Ia berharap agar seluruh masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan segera mendaftar sebagai peserta program JKN-KIS. (Rel)

Editor : Franki