LINK24NEWS-SIMALUNGUN, Video durasi 40 detik yang viral masih hangat dan menjadi sorotan di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, kini ditemukan salah satu oknum pegawai di lapas tersebut positif narkoba.
Hal ini mengejutkan publik, mengingat video durasi 40 detik yang viral memperlihatkan alat hisap bong sabu, diduga oknum WBP konsumsi sabu dan puluhan warga binaan asyik bermain handphone diduga menjalankan aktivitas ‘lodes’ atau penipuan secara online di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, masih jadi perhatian besar dan pembahasan di tengah-tengah masyarakat.

Bahkan video durasi 40 detik itu telah dilayangkan ke menteri Imipas, Ketua dan Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI. Salah seorang sumber mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengupload kembali video tersebut ke Tiktok, IG dan Facebook agar Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar benar-benar berbenah sesuai instruksi Menteri Imipas dan melaksanakan Asta Cita Presiden Prabowo RI.
“Kita akan upload kembali video tersebut,” ucap sumber.
Humas Kanwil Ditjenpas Sumut, Josua Ginting membenarkan salah satu oknum pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar positif narkoba setelah dites urine.
Lanjut Josua, oknum pegawai tersebut telah dipindahkan ke Kantor Kanwil Ditjenpas Sumut untuk dilakukan pembinaan.
“Sudah ditarik untuk dilakukan pembinaan,” ucap Josua, Rabu (26/2/2025).
Informasi diperoleh Tim Satopatnal Ditjenpas Sumut turun ke lapas tersebut beberapa hari lalu.
Sementara Kalapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Robinson Perangin-angin dan KPLP Ucok Sinabang kompak bungkam.
Konfirmasi yang dilayangkan hari Selasa (25/2/2025) tidak kunjung dibalas. Ka.KPLP Ucok Sinabang hanya mengirimkan relis terkait razia insidentil pada Selasa malam.
Sebelumnya Kalapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, Robinson Perangin-angin ketika dikonfirmasi, Kamis (30/1/2025) membenarkan video berdurasi 40 detik adalah warga binaannya.
Kalapas menyebut kejadian di video tersebut berlangsung pada bulan Agustus 2024 lalu dan terjadi di blok Pattimura dan semuanya sudah dipindahkan.
Ketika ditanyakan adanya dugaan pembiaran, Kalapas menjelaskan hal itu kejadian yang dulu-dulu dan saat ini sudah tidak ada lagi dan telah dibersihkan.
Robinson juga membenarkan bahwa aktivitas di video berdurasi 40 detik tersebut terjadi saat dirinya menjabat Kalapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar.
Editor : Franki Siburian


































































