Beranda Ekonomi dan Bisnis Kepemimpinan Sebagai Kunci Keberhasilan UMKM di Era Globalisasi dan Digitalisasi

Kepemimpinan Sebagai Kunci Keberhasilan UMKM di Era Globalisasi dan Digitalisasi

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIANTAR, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar menyelenggarakan acara Talkshow UMKM Talks, Rabu (5/2/2025) bertempat di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Lt.V Jalan Adam Malik.

UMKM Talks merupakan kegiatan diskusi atau menampilkan perbincangan dalam membahas topik-topik terkait Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tentunya, acara ini menghadirkan pembicara ahli yang membagikan pengetahuan dan pengalamannya.

Talkshow UMKM Talks ini dibuka Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Yudha Wirawan dengan menghadirkan narasumber Qodrisyah Siregar, dan Tema “Leadership Skill Pengusaha Tangguh, Bisnis Bertumbuh”.

Teks Poto : Nara sumber bapak Qodrisyah Siregar

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Yudha Wirawan menyampaikan tema pada acara UMKM Talks sangat relevan dengan kondisi situasi globalisasi ekonomi. Peran Leadership pada UMKM diharapkan dapat mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasi bisnis.

Dijelaskan Yudha, di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangan yang dihadapi UMKM semakin kompleks. Persaingan semakin ketat, perubahan pasar terjadi begitu cepat, dan teknologi berkembang dengan pesat. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku UMKM untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan dalam mengelola usahanya. Kepemimpinan sebagai kunci keberhasilan UMKM.

Kepemimpinan dalam UMKM, lanjutnya, bukan hanya soal bagaimana mengelola usaha secara efisien, tetapi juga tentang bagaimana seorang pelaku usaha memiliki visi yang jelas, mampu menggerakkan tim, membangun jaringan, serta menghadapi tantangan dengan solusi yang tepat. Kepemimpinan yang kuat akan menghasilkan a. daya saing yang lebih baik, karena usaha dikelola dengan strategi yang jelas dan adaptif, b. Inovasi yang berkelanjutan, karena pemimpin yang baik akan selalu mencari peluang baru dan berani melakukan perubahan dan c. Daya tahan usaha yang lebih kuat, karena pemimpin yang tangguh mampu mengatasi berbagai hambatan dan tetap bertahan di tengah krisis.

Sebagai bank sentral, Bank Indonesia ungkap Yudha, memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung pengembangan UMKM. Seperti program peningkatan kapasitas SDM UMKM melalui pelatihan, pendampingan dan pengembangan ekosistem. Kemudian program dukungan digitalisasi UMKM, agar pelaku usaha bisa lebih adaptif dengan teknologi dalam pemasaran, transaksi dan operasional bisnisnya.

“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi dan komunitas UMKM dapat menciptakan usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ucap Yudha Wirawan.

Dia berharap, para pelaku UMKM dapat memperoleh wawasan dan ketrampilan baru yang bermanfaat untuk pengembangan usaha masing-masing. Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk memperkuat kepemimpinan, memperluas jaringan serta meningkatkan daya saing usaha.

Adapun UMKM yang hadir pada acara ini yakni Asosiasi UMKM Tangan Di Atas (TDA), UMKM binaan dinas koperasi dan UKM Pematangsiantar, Asosiasi UMKM Indonesia Bersinar, Asosiasi UMKM Siantar Martoba Sitalasari (SMS), Asosiasi Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), Asosiasi Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) dan UMKM dari WUBI.

 

Editor : Franki Siburian