Beranda Sumatera Utara Wabup : ASN yang Tidak Mau Divaksin, TPP Tidak Dicairkan dan Teguran...

Wabup : ASN yang Tidak Mau Divaksin, TPP Tidak Dicairkan dan Teguran Tertulis 

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIMALUNGUN, Dalam rangka percepatan vaksinasi dosis I, II serta vaksin tambahan (booster) Polres Simalungun bersama unsur Forkopimda Kabupaten Simalungun menggelar rapat koordinasi secara virtual dengan seluruh perangkat desa yang didampingi Camat se-Kabupaten Simalungun, bertempat di posko Satgas penanganan Covid-19 Jl. Asahan KM.6 Desa Lestari Indah Kec. Siantar, Kab. Simalungun, Jumat (18/2/2022).

Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto, SH SIK MH menyampaikan “rekan-rekan yang memiliki stok vaksin agar diperhatikan batas waktu untuk penggunaan vaksin atau kadaluarsa vaksin, agar dapat dioptimalisasikan penggunaan vaksin tersebut.

“Agar kita mempunyai skala prioritas mana yang lebih harus didahulukan, sehingga progres pelaksanaan dapat berjalan baik,”tambah Kapolres.

Kata Kapolres,”kultur kerja, dinamika kerja harus disesuaikan setiap instansi yang tergabung dalam Satgas Covid-19 untuk dapat terintegritas. Kepedulian kita diharapkan dalam pelaksanaan tugas, untuk itu diharapkan agar rekan-rekan sekalian dapat lebih maksimal dalam bekerja sama,”imbau AKBP Nicolas.

Wakil Bupati Simalungun H. Zony Waldi .S.Sos MM menyampaikan pandemi Covid-19 belum dapat diprediksi kapan berakhir, untuk itu kecamatan lakukan pendataan warga yang sudah melaksanakan vaksin baik dosis 1, 2 dan 3
“Mendata warga yang sudah vaksin dosis 2 dengan interval 4 bulan sudah dapat melaksanakan vaksin lanjutan dosis 3 (booster), mendata ASN yang tidak mau di vaksin dengan alasan yang dicari-cari,”ucap Wabup.

Zony Waldi juga mengatakan bagi ASN yang tidak mau di vaksin tidak diberikan TPP dan diberikan teguran tertulis pelanggaran disiplin.
“Dahulukan atau habiskan vaksin yang hampir kadaluarsa (28 Februari 2022) terutama vaksin Astrazeneca, data sisa vaksin di Kabupaten Simalungun, Sinovac 29.009 dosis, Pfizer 54.323 dosis, Astrazeneca 11.880,”tegas Wabup.

Editor : Franki Siburian