Beranda Kesehatan Evi Bagikan Pengalaman Berkesannya Bersama JKN

Evi Bagikan Pengalaman Berkesannya Bersama JKN

- Advertisement -

LINK24NEWS-SIANTAR, Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan banyak manfaat bagi para pesertanya. Hal ini diakui oleh salah satu peserta Program JKN asal Kota Pematang Siantar Evi Darliana (40).

Saat berkunjung ke Puskesmas yang terletak di jalan Singosari Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara, bertemu dengan Evi yang merupakan peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ia tengah menemani suaminya, Umar Dani (45) yang sedang dirawat di rumah sakit.

Pematangsiantar

Evi mengatakan bahwa ini pertama kalinya sang suami dirawat di rumah sakit. Ia mengatakan bahwa pihak rumah sakit, sangat responsif dalam menangani pasien dan tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien JKN dengan pasien umum.

“Baru kali ini suami dirawat di rumah sakit, tadi baru masuk karena serangan jantung sewaktu olah raga. Sekarang suami saya sedang mencoba istirahat dulu sambil menunggu hasil laboratorium. Untungnya pihak rumah sakit memberikan penanganan yang cepat dan tanggap. Tanpa menunggu proses administrasi selesai, suami saya segera ditangani. Selagi suami ditangani, saya yang mengurus proses administrasi. Itu juga prosesnya tidak ribetPelayanan yang diberikan juga nggak dibeda-bedain dengan pasien umum,” ujar Evi, Rabu (30/8/2023).

Melihat suaminya harus dirawat di rumah sakit ini, Evi membagikan pengalamannya selama menjadi peserta JKN. Ia menjadi teringat bahwa dulu ia pernah dirawat di rumah sakit yang sama, karena penyakit asam lambung yang dideritanya. Sambil tersenyum, ia menceritakan manfaat Program JKN yang dirasakannya kala itu.

“Saya saja pernah dirawat selama tiga hari di rumah sakit, menghabiskan enam botol infus dan ditanggung Program JKN semuanya. Pelayanan kesehatan yang didapatkan dari fasilitas kesehatan juga dinilainya mencukupi kebutuhan pengobatannya. Pakai JKN bagus, rumah sakit memberikan pelayanan terbaiknya sehingga kebutuhan pengobatan pasien tercukupi,” kata Evi.

Evi menuturkan bahwa dokter dan perawat di rumah sakit tersebut benar-benar memberikan pelayanan yang maksimal. Selain itu, sarana prasarana yang ada di rumah sakit tersebut juga dinilai Evi sudah bagus dan lengkap. Selama mendapatkan pelayanan kesehatan Evi mengakui tidak pernah diminta membayar oleh fasilitas kesehatan. 

“Di sini semuanya baik dan ramah, dulu waktu saya dirawat juga begini. Jadi memang bagus, sudah maksimal. Makanan untuk pasien juga tepat waktu. Kondisi kamar rawat inap dan toiletnya juga bersih. Di samping itu, saya tidak pernah diminta bayaran apapun dari pihak rumah sakit. Di klinik juga tidak pernah diminta bayaran. Menggunakan JKN saja sudah cukup untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang kita butuhkan tanpa terbebani soal biaya,” ujar Evi.

Evi bersyukur terdaftar menjadi peserta JKN karena tidak ada yang tahu kapan akan datangnya sakit. Seperti suaminya ini mendadak sesak napas dan harus ditangani di rumah sakit. Dengan membayar rutin iuran saja, Evi mengatakan bahwa masyarakat sudah sangat membantu diri sendiri dan orang lain. Ia pun mengingatkan agar masyarakat lebih menjaga kesehatan dan memiliki jaminan kesehatan.

“Baiknya kita lebih menjaga kesehatan dan pola makan apalagi sudah lanjut usia. Yang muda-muda juga harus jaga pola makan serta makanan yang dikonsumsi agar terhindar dari penyakit contohnya asam lambung. Pentingnya memiliki jaminan kesehatan seperti Program JKN ini harus dipahami oleh segenap masyarakat. Saya berharap masyarakat menyadari betapa bermanfaatnya memiliki jaminan kesehatan,” ungkap Evi.

Evi menuturkan harapannya agar ke depannya, Program JKN dan pemangku kepentingan yang terlibat dapat kian berkontribusi membangun Indonesia. Ia pun berharap semoga Program JKN semakin maju, fasilitas kesehatan bersama BPJS Kesehatan dapat terus berkolaborasi meningkatkan kualitas layanan kesehatan dari segi SDM dan sarana prasarana. Baik di Klinik, Puskesmas, maupun di rumah sakit dapat memenuhi kebutuhan pasien. (Rel)

Editor : Franki Siburian